KAHMI Denpasar, Apresiasi Gelar Pahlawan Lafran Pane

DENPASAR- Ketua Majelis Daerah KAHMI Kota Denpasar, Achmad Baidhowi, menyambut baik akan diberikannya gelar pahlawan terhadap pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Lafran Pane.

Menurutnya, Lafran Pane memang sudah selayaknya menjadi pahlawan nasional. Pasalnya, organisasi yang didirikannya, yakni HMI, merupakan salah satu kawah candradimuka intelektual bangsa. Selain itu, HMI juga memiliki peran besar dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan saat revolusi fisik 1945-1949.

“Beliau layak menjadi pahlawan nasional. Karena beliau berperan besar dalam mendirikan organisasi kemahasiswaan tertua dan terbesar di Indonesia. HMI sudah melahirkan banyak kader-kader lintas profesi yang mempunyai kontribusi nyata bagi pembangunan baik bangsa dan negara hingga saat ini”, jelasnya, saat ditemui di kediamannya, Sabtu (4/11/2017).

Menurutnya, sosok Sang Pendiri HMI tersebut dianggap salah seorang intelektual terbaik yang pernah dimiliki Bangsa Indonesia pada masanya. “Sosok Lafran Pane ini adalah sosok cendekiawan paripurna terbaik yang dimiliki oleh bangsa Indonesia pada zamannya, dan HMI juga turut berperan besar mempertahankan kemerdekaan dan Ideologi Pancasila,” ucap pria yang akrab disapa Obay, ini.

Kabar gembira ini tentunya juga akan menambah motivasi bagi penerus perjuangan Lafran Pane untuk terus berbuat untuk NKRI.

Seperti diketahui, kepastian ini diperoleh usai dilakukanya pertemuan tertutup antara Korps Alumni HMI (KAHMI) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/11). Pengajuan Lafran Pane sebagai pahlawan nasional sudah diuji oleh 27 kampus di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Sosial yang juga Ketua Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) menyebut Lafran Pane sebagai salah satu kandidat pahlawan nasional. TP2GP adalah tim yang menggodok nama-nama kandidat pahlawan nasional sebelum diambil keputusan.

Usulan TP2GP diajukan ke Presiden melalui Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan untuk mendapatkan persetujuan penganugerahan pahlawan nasional. Lafran mendirikan HMI di Yogyakarta pada 5 Februari 1947.

Lihat juga...