Gunung Agung Masuki Fase Kritis Letusan Besar

KARANGASEM – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memprediksi dalam hitungan jam Gunung Agung akan meletus secara besar-besaran.

Bahkan, saat ini aktvitas Gunung Agung sudah memasuki fase sangat kritis untuk letusan yang lebih besar.

“Artinya begini volume yang keluar cukup besar. Volume material vulanik cukup besar. Ada dua kemungkinan cara keluarnya ini. Satu kita mencatat over skill. Kali ini jejak aliran magma dari bawah ke atas sampai sudah over skill,” ujar I Gede Suantika selaku Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi saat ditemui Selasa (28/11).

I Gede Suantika, Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi/Foto: Sultan Anshori

Ia menambahkan, over skill itu amplitudo yang dicatat di alat ini sudah satu rentetan. Bahkan besarnya sampai tidak tercatat. Over skill ini selama 30 menit. Dari pukul 13.30 Wita hingga pukul 14.00 Wita.

“Semua status yang dimiliki kami (PVMBG) merekam semua stasiun over skill di Gunung Agung. Artinya volume materialnya cukup besar. Ada dua cara dia keluar, satu secara besar-besaran, dia akan cepat memenuhi kawah meleleh dan akan jatuh lava dikuti awan panas. Kedua keluar seketika dia keluar secara eksplosif kemungkinan awan panas sudah keluar. Ini ke depan begitu,” jelasnya.

Ia memprediksi, bahwa indikasi untuk meletus tidak butuh waktu lama alias bisa dihitung dalam beberapa jam ke depan dan letusan yang berpotensi sangat kuat. Bahkan menurut prediksi letusan yang sangat besar diperkirakan Pos Pantau Rendang juga kurang aman.

“Sebenarnya di Pos Pantau ini tidak aman, oleh sebab itu sebaiknya kita pindah,” pungkasnya.

Sementara itu, dari hasil laporan yang berhasil dikumpulkan menyebutkan, telah terjadi hujan batu kerikil di beberapa desa di Karangasem.

Lihat juga...