DKI Jakarta Siap jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia
JAKARTA – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke 4 bertajuk “Meneguhkan Semangat Kebersamaan dalam Membangun Ekonomi Syariah Indonesia”.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Saniaga Uno hadir dalam acara tersebut. Sandiaga pun menyambut baik wacana MES tersebut. “Jakarta yang mayoritas warganya beragama Islam, sangat potensial mengembangkan ekonomi syariah,” kata Sandi saat ditemui di sela-sela Munas MES di Menara Bank BTN, Jakarta, Kamis (30/11/2017).
Dengan menggandeng MES, sebut Sandi, DKI Jakarta siap untuk mewujudkan Jakarta jadi pusat ekonomi syariah dunia. Apalagi, kata dia, program tahunan MES DKI Jakarta selaras yakni membidik ajang internasional pengembangan ekonomi syariah terutama di bidang gaya hidup halal.
Menurutnya, gaya hidup halal ini sudah menjadi tren halal global. Adapun beberapa bidang yang akan dibidik dalam pengembangan ekonomi syariah di DKI Jakarta, yaitu restoran halal (kuliner), pariwisata halal, busana muslim dan industri kreatif atau produk Usaha Kecil Menengah (UKM).
Sandi juga menyebutkan, kalau dirinya baru saja berkunjung ke negara Dubai menyaksikan acara Islamic Bank Conference. Negara lain, kata dia, mulai melihat bagaimana DKI Jakarta bisa menjadi magnet ekonomi syariah.
“Ya paling nggak di Asia dulu. Karena sekarang ini banyak negara melihat Jakarta sangat layak jadi pusat ekonomi syariah dunia,” kata Sandi.
Apalagi, Jakarta adalah ibukota negara dengan penduduk 220 juta muslim. Sandi berpendapat, hal ini menjadi salah satu daya tarik yang potensial untuk mengembangkan ekonomi syariah di Jakarta.
Pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia masih kecil. Perbankan syariah masih di bawah 5 persen, literasi syariah masih sekitar 10 persen. “Kita mesti dorong. Nah, ini merupakan suatu potensi buat Jakarta. Kami siap Jakarta untuk menjadi pusat keuangan dan ekonomi syariah dunia,” ungkap Sandi.
Dalam pengembangan fintech syariah pun, Sandi mendukung. Bahkan, kata dia, Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng Pay Tren dalam penerapan fintech syariah.
Karena zaman modern ini, menurut Sandi, tentu juga tidak bisa terlepas dari teknologi dan digital serta syariah. Penerapan fintech syariah di Jakarta sudah siap. Ini masa untuk ekonomi syariah. Semua sudah terkoneksi dengan baik. “Fintech syariah itu prospeknya luar biasa, teknologi juga harus mendukung,” pungkas Sandi.