Beberapa Kecamatan di Sukabumi Dilanda Bencana
SUKABUMI — Hujan deras disertai angin kencang di beberapa kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengakibatkan terjadinya bencana alam mulai dari banjir, tanah longsor hingga angin puting beliung.
“Dari laporan yang masuk ke kami bencana tersebut tersebar di wilayah selatan dan utara Kabupaten Sukabumi. Saat ini masih dilakukan pendataan jumlah bangunan yang terdampak sekaligus kerugiannya,” kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman di Sukabumi, Kamis.
Baca juga: Banjir Terjang Sejumlah Desa di Barito Utara
Informasi yang dihimpun, bencana banjir terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap yang disebabkan meluapnya sungai yang berada di sekitar permukiman warga. Banjir juga terjadi di Kecamatan Ciemas yang penyebabnya sama dan juga disebabkan pendangkalan sungai.
Selanjutnya, bencana tanah longsor di Kampung Karang Hilir RT 02/08, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak. Kemudian angin kencang di Kampung Padamelang, Kecamatan Cisaat menyebabkan pohon manggis tumbang dan menimpa satu rumah warga.
Selain itu, di Kampung Cipicung, RT 04/01, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan satu rumah rusak sedang akibat pergerakan tanah. Tidak hanya itu saja, hujan es pun terjadi di Kecamatan Cicantayan, namun belum ada informasi kerusakan baik rumah warga maupun fasilitas umum lainnya.
“Kami masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang rusak, relawan dan anggota BPBD sudah berada di lokasi untuk memberikan bantuan,” katanya.
Baca juga: 30 Kabupaten dan Kota di Jateng Rawan Banjir
Di sisi lain, Eka mengatakan, curah yang tinggi sangat berpotensi terjadi bencana. Maka dari itu sejak 31 Oktober hingga 31 Desember 2017 Pemkab Sukabumi menetapkan status siaga darurat bencana tanah longsor dan banjir.
Pihaknya juga mengimbau kepada warga khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana untuk selalu waspada dan mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman jika ada potensi terjadinya bencana.[Ant]