Atlet Renang Sulsel Raih Dua Emas di Peparpenas

MAKASSAR – Tim renang Sulawesi Selatan merebut dua medali emas pada pelaksanaan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII, di Kolam Renang Tirtomoyo Manahan Solo, Jawa Tengah.

Perolehan dua medali emas Sulsel masing-masing diraih perenang asal Bantaeng, Ummu Kalsum, yang turun di nomor 50 meter gaya dada tuna daksa putri dan Muhammad Iksan yang turun di nomor 50 meter gaya dada tuna rungu putra.

“Kami tentunya ikut bersyukur dan berbangga dengan pencapaian atlet di hari pertama dengan raihan dua emas,” kata Ketua National Paralympic Committe (NPC) Sulsel, M. Sonny Sandra, di Makassar, Minggu (12/11/2017).

Ummu Kalsum adalah siswi kelas tiga SMPN 1 Eremeresa Bantaeng, kelahiran 9 Maret 2005. Anak kedua dari empat bersaudara pasangan Ramli dan Hapsa, mengaku mengenal renang sejak kecil dari bapaknya yang juga pelatih renang.

“Ayah saya yang melatih renang. Setelah hasil ini, saya mau kembali meraih medali emas di nomor 100 meter,” ujarnya, bangga.

Selain dua emas itu, tim renang juga menyumbangkan dua medali buat kontingen Sulsel, yaitu 1 perak dan 1 perunggu. Perak diraih Rezky Fadillah di nomor 50 meter gaya dada tuna rungu putri dan perunggu direbut Muhammad Bintang di nomor 100 meter gaya dada tuna rungu putra.

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan, mengirimkan 16 atlet difabel untuk mengikuti ajang Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VII,di Solo Jawa Tengah, 10-14 November 2017.

Kadispora Sulsel, Sri Endang juga meminta kepada atlet, pelatih dan pendamping untuk selalu menjaga kekompakan, kebersamaan, dan persatuan selama bertanding nanti. “Hindari konflik selama di sana. Karena konflik membuat suasana kontingen menjadi tidak baik. Itu juga menghambat kita untuk meraih prestasi,” ujar Sri Endang, saat pelepasan atlet. (Ant)

Lihat juga...