49 Ribu Personel Disiapkan dalam Operasi Siaga Ibu Kota

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel bertajuk Operasi Siaga Ibu Kota di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Sabtu, yang diikuti 49 ribu personel dari berbagai jajaran.

Baca Juga: Ada Sembilan Butir Pernyataan Sikap Tolak Reklamasi Teluk Jakarta

Operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi segala potensi bencana yang mungkin terjadi di Ibu Kota pada musim hujan 2017/2018, kemudian memastikan seluruh aparatur Pemprov DKI dalam keadaan siap siaga selama tiga bulan ke depan serta menggalang partisipasi seluruh pemangku kepentingan.

“Setiap saat kita memastikan Jakarta bebas bencana pada musim hujan kali ini,” kata Anies.

Operasi ini dianggap sangat krusial terlebih jika melihat latar belakang dan potensi yang akan terjadi di Ibu Kota beberapa bulan ke depan.

“Kondisi cuaca tak bisa diprediksi, cuaca ekstrem menyebabkan banjir sehingga kita tak ingin tinggal diam,” kata Anies.

Baca Juga: BMKG Prediksi Jakarta dan Sekitarnya Dilanda Hujan dan Angin Kencang

Menandai operasi ini Gubernur menyematkan pita putih secara simbolik kepada para pemimpin personel. “Kita putuskan menggunakan pita putih menandakan Jakarta bersih dari genangan banjir, putih artinya suci niat suci untuk membantu setiap warga Jakarta semoga diridhoi Allah,” kata Anies.

Dia juga menginstruksikan beberapa poin dari operasi siaga bencana ini. “Pesan saya posko bencana harus siaga 24 jam baik personel, kebutuhan logistik dan sarana prasarana, kedua pastikan memonitor permukaan air jika melebihi batas aktifkan ‘early warning system’,” tambahnya.

Ketiga manajemen penanganan banjir tingkat kelurahan harus siap mulai dari jalur evakuasi pos kesehatan dapur umum siap, kata Gubernur.

Baca Juga: Anies: Warga Termarjinalkan Harus Diangkat

Keempat mengantisipasi kemungkinan lain mulai dari pohon tumbang. Semua bantuan harus didistribusikan secara baik jangan ada penyimpangan dan lain sebagainya, lanjutnya Anies mengingatkan hanya tiga kata yang harus diingat oleh seluruh personel. Kata kunci dari operasi siaga bencana ini ada tiga yakni siap, tanggap, dan galang.[Ant]

Lihat juga...