Topan Lan Terjang Jepang, 5 Orang Tewas

TOKYO – Topan Lan menerjang Pantai Pasifik di Jepang Tengah setelah memasuki daratan pada Senin (23/10/2017) pagi dan menerjang banyak wilayah negeri itu. Lima orang dilaporkan tewas dan sistem transportasi serta kegiatan usaha sangat terganggu akibat kejadian tersebut.

Topan dengan tekanan atmosfir 950 hektopaskal di pusatnya dan membawa angin dengan kecepatan sampai 198 kilometer per jam tersebut terpantau menerjang wilayah Prefektur Shizuoka di Jepang Tengah di Pulau Utama Honshu sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Topan ke-21 pada musim ini tersebut, meninggalkan jejak kehancuran di belakangnya seperti rusaknya tanggul sungai karena terjangan air yang dibawa oleh  topan serta tanah longsor menimbun rumah. Sementara itu, wilayah Prefektur Wakayama menerima curah hujan sebanyak 800 milimeter selama 48 jam pada Minggu (22/10/2017) akibat terjangan topan tersebut.

Menurut badan cuaca di Tokyo, Prefektur Mie juga dihantam badai keras dengan curah hujan sebanyak 700 milimeter sepanjang masa yang sama. Hal tersebut  mengakibatkan banjir luas di beberapa bagian Prefektur Nara.

Lima orang yang dilaporkan tewas diantaranya, seorang lelaki yang berusia 63 tahun tewas setelah angin kencang merobohkan perancah di satu lokasi pembangunan di Kota Fukuoka, bagian barat-daya Jepang. Sementara itu di Prefektur Yamaguch di Jepang Barat, seorang lelaki yang berumur 70 tahun meninggal setelah dipaksa terjun ke laut setelah mesin perahu yang ditumpangi mati.

Di Prefektur Osaka, seorang pria yang berusia 68 tahun ditemukan meninggal di satu mobil yang tenggelam. Sementara seorang lelaki yang berusia 80-an tahun tewas akibat luka di kepala setelah jatuh di Kota Osaka. Di Prefektur Mie, yang menghadapi terjangan kuat badai tersebut, seorang lelaki yang berumur 29 tahun juga meninggal di satu mobil yang tenggelam.

Di Prefektur Wakayama, seorang pria yang berumur 82 tahun dibawa ke ruang perawatan intensif setelah rumahnya ditimbun lumpur yang longsor.

Dua perusahaan penerbangan utama Jepang, Japan Airlines Co. dan All Nippon Airways Co., membatalkan lebih dari 100 penerbangan yang tentunya merugikan sekir 25.000 penumpang pada Senin (23/10/2017).  Sementara layanan kereta peluru Shinkansen dihentikan di sepanjang jalur Tokaide, dan layanan lokal di Tokyo serta Osaka terganggu selama jam sibuk.

Perintah pengungsian dikeluarkan di beberapa kota besar dan kecil setempat. Sementara itu proes penghitungan suara dalam pemilihan anggota Majelis Rendah pada Minggu telah dihentikan sampai Senin. Hal itu dipengaruhi oleh terpengaruhnya beberpa aksi ke tempat pemungutan suara terpengauh oleh topan tersebut.

Menurut Lembaga Meteorologi Jepang, kekuatan Topan Lan akan turun jadi topan ekstra tropis ketika topan itu mencapai bagian timur Prefektur paling utara Jepang Hokkaido. (Ant)

Lihat juga...