NEW YORK – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk dengan keras aksi bunuh diri dengan bom di tempat ibadah yang terjadi di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, dan di Provinsi Ghor di Afghanistan Tengah, pada Jumat (20/10/2017). Sedikinya 72 orang tewas akibat dua aksi bom bunuh diri tersebut.
Sekretaris Jenderal PBB tersebut menyampaikan solidaritasnya kepada rakyat dan Pemerintah Afghanistan. “Ucapan bela sungkawa mendalam diberikan kepada keluarga korban,” kata Juru Bicara Guterres, Stephane Dujarric, Sabtu (21/10/2017)
Menurut Dujarric, Guterres meminta pihak yang paling bertanggungjawab terhadap aksi terkutuk tersebut segera dibawa ke pengadilan. Hal itu dikarenakan, aksi yang dilakukan telah memakan korban masyarakat sipil yang sedang menjalani kehidupan sehari-hari dalam hal ini beribadah di dalam masjid.
Lebih dari 70 orang tewas dalam serangan bom bunuh diri pada Jumat. Seorang pria bersenjata meledakkan dirinya di dalam tempat ibadah pemeluk Syiah di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, dan menewaskan sedikitnya 40 orang. Beberapa jam sebelumnya serangan yang sama terjadi di tempat ibadah pemeluk Sunni di Provinsi Ghor dan menewaskan 33 orang.
Sebelumnya dilaporkan, saksi mata menyebut ada seorang lelaki berjalan menuju sebuah masjid Muslim Syiah pada saat jamaah sedang menjalankan salat pada Jumat malam. “Pelaku kemudian meledakkan bom,” kata seorang anggota jamaah masjid bernama Mahmood Shah Husaini.
Di lokasi terpisah beberpa jam sebelumnya, pembom bunuh diri menewaskan setidaknya 33 orang di sebuah masjid di provinsi tengah Ghor, kata seorang juru bicara kepolisian. Serangan itu tampaknya ditujukan pada seorang pemimpin daerah partai politik di Jamiat.
Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas dua kejadian tersebut. Namun, kalangan Muslim Syiah telah mengalami serangkaian serangan di Afghanistan dalam bulan-bulan terakhir ini. Informasi yang berkembang, serangan banyak diantaranya dilakukan oleh kelompok militan Muslim Sunni IS. Kelompok tersebut juga telah mengakui beberapa kejadian yang telah dilakukan. (Ant)