PLN Berikan Beasiswa bagi Siswa Miskin di Gianyar
GIANYAR — PT PLN (Persero) kembali menyerahkan bantuan beasiswa untuk 60 siswa SD dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Gianyar. Bantuan dana pendidikan atau beasiswa diserahkan oleh Deputi Manager Humas dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Bali, I Gusti Ketut Putra dan disaksikan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Senin (23/10).
Menurut I Gusti Ketut Putra, bantuan beasiswa bagi siswa SD kurang mampu ini merupakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat terkait dunia pendidikan di Kabupaten Gianyar.
“Untuk tahun ini beasiswa sebesar Rp60 Juta diberikan pada 60 orang siswa SD dan siswa SMP di 7 kecamatan di Kabupaten Gianyar”. Ujar Ketut Putra.
Dalam kesempatan yang sama, I Gusti Ketut Putra yang didampingi oleh Manager PT PLN (Persero) Rayon Gianyar, Anggoro Fajar Gandajati juga memaparkan, program CSR, yang mana menyisihkan laba perusahaan yang diperuntukkan untuk kegiatan sosial seperti pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, pelestarian alam, sarana ibadah dan lain sebagainya.
“Tidak hanya itu kami juga sering mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah memberikan pemahaman pada para siswa tentang apa itu PLN dan cara bijak menggunakan listrik,” kata Gusti ketut Putra.
Sedangkan untuk bantuan beasiswa ini, pihaknya bekerja sama dengan Dinas pendidikan setempat guna mendapatkan data siswa yang lebih akurat. Tujuannya adalah agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran dan memang diberikan pada orang yang membutuhkan.
Sementara itu Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian PT PLN (persero) pada dunia pendidikan di Kabupaten Gianyar. Pendidikan memang bukan hanya tugas pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab bersama antar pemerintah, masyarakat dan pihak swasta.
Dan untuk orang tua siswa yang turut mendampingi anak-anaknya menerima bantuan, Mahayastra memberikan pesan yang cukup tegas. Bantuan beasiswa sebesar Rp1 juta untuk masing-masing anak ini agar benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan sekolah mereka. Jangan disalahgunakan untuk kepentingan lain. Karena jika sampai ketahuan, untuk kedepannya dipastikan tidak akan mendapatkan bantuan lagi.
“Setiap bantuan yang diberikan akan selalu dipantau, jangan sampai bantuan untuk anak sekolah dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga lainnya”. tegas Mahayastra.
Untuk ke depan Wabup. Mahayastra berjanji Pemekab. Gianyar masih akan tetap memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan, karena semuanya berawal dari pendidikan. Kesejahteraan akan tercapai bila masyarakatnya berpendidikan.