Pentas Seni Tutup Rangkaian Peringatan Gugurnya Raden Intan II

LAMPUNG — Rangkaian kegiatan peringatan haul gugurnya Pahlawan Nasional Raden Intan II ke-161 yang dipusatkan di Desa Kuripan Kecamatan Penengahan diisi dengan berbagai kegiatan, salah satunya bubokh kuppulan.

Menurut Budiman Yakub, tokoh masyarakat sekaligus tokoh adat menyebutkan, peringatan gugurnya Pahlawan Nasional Raden Intan II Ke-161 sebelumnya sudah dilakukan sejak Minggu (17/9) dengan persiapan musyawarah desa, ziarah makam Ratu Darah Putih, Tahlilan Akbar, Acara Marhaba, pengajian ibu ibu, sebagai acara terakhir diselenggarakan Bubokh Kuppulan dan Pentas Seni.

Budiman Yakub Gelar Raden Kesuma Yuda,tokoh masyarakat sekaligus ahli waris Keratuan Darah Putih pada acara bubokh kuppulan di lamban balak kuripan peringatan gugurnya Raden Intan II ke-161 [Foto: Henk Widi]
Disebutkan, acara bubokh kuppulan merupakan acara bersilaturahmi gadis dan bujang serta mewariskan tradisi yang sudah diajarkan oleh para leluhur pada zaman dahulu. Bubokh Kuppulan artinya kesepakatan adat setiap muli (gadis) menikah maka kewajiban mekhanai (bujang) yang membawa beberapa persiapan berupa bahan bahan untuk dimasak.

“Selain acara silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ajang untuk mencari jodoh atau saling mengenal lebih dekat antara bujang dan gadis untuk jenjang yang lebih serius menuju ke pernikahan,” terang Budiman Yakub, Kamis malam (5/10/2017)

Selain acara bubokh kuppulan dengan acara berbalas pantun tersebut diselenggarakan juga kegiatan pentas seni yang diisi dengan beberapa tarian yang ditampilkan oleh para penari anggota Sanggar Intan Kuripan yang dibina oleh Ridwan selaku pembina Sanggar Intan Kuripan tersebut.

Ridwan menyebut dalam kegiatan pentas seni tersebut ditampilkan beberapa tarian, di antaranya Tari Muli Butapa mengisahkan seorang gadis Lampung yang bertapa untuk mencari keberkahan dan kedigdayaan, Tari Bedana, Tari Muli Busiger, Tari Muli Bukipas, Tari Pesona Nusantara yang dibawakan oleh sekitar 19 penari yang beberapa di antaranya berasal dari SMA 2 Kalianda kelas XI. Selain itu tarian Kuntau Semendo juga ditampilkan dalam pentas seni tersebut.

Tari Pesona Nusantara menurut Ridwan merupakan tarian yang menampilkan kolaborasi berbagai tarian dari seluruh Indonesia dari wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Papua.

Lihat juga...