Memprihatinkan, DPRD Sikka Minta Kelas di MTs Nangahale Diperbaiki
MAUMERE — Pembangunan tiga ruang kelas sekolah MTs Nangahale kecamatan Talibura kabupaten Sikka mendesak untuk dilakukan sebab sangat memprihatinkan. Kejadian tersebut menganggu proses belajar mengajar di kampung relokasi akibat bencana gempa dan tsunami tahun 1992 tersebut.
“Kondisi bangunannya sangat memprihatinkan sehingga bila dananya memungkinkan maka bisa dianggarkan dalam APBD Perubahan tahun 2017 ini agar bisa segera diperbaiki,” pinta Afriuds Aeng, Anggota DPRD kabupaten Sikka saat rapat Badan Anggaran bersama kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) di ruang rapat paripurna DPRD Sikka, Selasa (3/10/2017).

Afriud juga berpesan, apabila dana tidak memungkinkan maka dalam APBD 2018 pembangunan tiga ruang kelas ini menjadi prioritas sebab para murid dan guru merasa was-was saat kegiatan belajar mengajar karena takut plafon runtuh dan menimbulkan kecelakaan.
“Sebelum terjadi permasalahan, sebaiknya dinas PKO Sikka segera menyikapi hal ini dan segera turun ke lapangan untuk memastikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) kabupaten Sikka Simon Subsidi, SSos menjelaskan, terkait bangunan ruang kelas MTs Nangahale, pihaknya sudah menganggarkannya untuk diperbaiki dalam APBD 2018 nanti.
Simon juga memastikan bahwa beberapa bangunan sekolah yang mengalami kerusakan dan belum diperbaiki juga telah didata dan akan diakomodir untuk diperbaiki di tahun 2018 nanti mengingat anggaran tahun 2017 mengalami defisit.