Maria Sharapova Juarai Tianjin Open

TIANJIN – Petenis asal Rusia, Maria Sharapova, akhirnya kembali mengangkat trofi. Petenis cantik ini meraih titel pertamanya di Tianjin Open setelah absen akibat skandal penyalahgunaan obat. Di partai final, Sharapova mengkandaskan perlawanan Aryna Sabalenka.

Pemegang lima titel grand slam ambil bagian dalam turnamen setelah mendapat wildcard. Absen 15 bulan, ternyata cukup berpengaruh pada kemampuannya. Sharapova meraih kemenangan stright set 7-5, 7-6 (10-8) atas petenis asal Belarusia berusia 19 tahun.

Titel Tianjin Open tidak didapat Sharapova dengan mudah. Ia harus berjuang membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dalam dua set. Ia juga membutuhkan tie-break sampai bisa mengalahkan Sabalenka yang belum pernah mengangkat trofi WTA.

Secara keseluruhan, mantan petenis nomor satu dunia ini telah bermain di tujuh iven sejak April, lalu. Sharapova sempat absen setelah terbukti mengonsumsi meldonium yang dilarang otoritas tenis dunia. Kemenangan di Tianjin juga menjadi titel WTA pertamanya sejak Italia Open 2015.

Ranking WTA Sharapova terjun bebas ke urutan 86. Returs ke lapangan tenis menimbulkan pro-kontra. Tak sedikit pesaingnya yang tetap bersikukuh Sharapova seharusnya tidak kembali mengikuti tour apa pun setelah skandal yang menimpanya.

Titel Tianjin Open menjadi bekal penting Sharapova. Pekan depan, untuk pertama kalinya sejak 2017, ia akan turun pada Kremlin Cup di Moskow.

Lihat juga...