LEBAK – Penyelenggaraan kontes kerbau yang berlangsung di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, mulai dipadati wisatawan dari berbagai daerah di Provinsi Banten, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta.
“Kami berharap pelaksanaan kontes kerbau guna meramaikan ‘Sawarna Best Festival’ berjalan sukses,” kata Camat Bayah Suyanto di Lebak, Jumat.
Pelaksanaan kontes kerbau itu akan dilaksanakan Sabtu (14/10) dan dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia juga pejabat Muspika.
Kegiatan “Sawarna Best Fsetival” itu, selain kontes kerbau juga melakukan pelayanan kesehatan ternak juga sosialiasai upaya khusus (Upsus) sapi dan kerbau wajib bunting.
Selain itu juga akan diramaikan kegiatan lomba perahu hias, adventur motor kros, perlombaan permainan tradisional.
Begitu juga kegiatan senam massal, jalan santai istigasah, serta doa bersama dan penutup hiburan wayang golek Putra Giriharha dengan dalang Ki Dadan Sunandar Sunarya dari Bandung.
“Kami berharap festival Sawarna itu setiap tahun bisa dilaksanakan guna mendukung Lebak sebagai daerah wisata pesisir pantai,” katanya.
Menurut camat, festival Sawarna itu, selain kontes kerbau juga menampilkan produksi Industri Kecil Menengah (IKM) dari pembinaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Selain itu juga produk usaha kecil dan menengah (UKM) dari pembinaan Dinas Koperasi dan UKM.
Selama ini, produksi IKM maupun UKM menyumbangkan ekonomi cukup besar bagi masyarakat Kabupaten Lebak.
Bahkan, di antaranya produksi pelaku usaha itu menembus pasar domestik dan mancanegara, seperti gula semut, gula aren, abon ikan, batu fosil, permata kalimaya, kerajinan bambu dan aneka makanan tradisional.
“Kami mendorong kegiatan festival Sawarna bisa mendatangkan wisatawan domestik sampai mancanegara,” katanya.
Kepala Seksi Bina Usaha Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, Siti Samsiah mengatakan, saat ini para peserta kontes kerbau mulai berdatangan dari 28 kecamatan, bahkan di antaranya juga ada dari Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan kontes itu diharapkan bisa menghasilkan bibit unggul kerbau baik betina maupun pejantan.
“Kami minta dengan kontes kerbau itu membuat masyarakat termotivasi untuk menggeluti usaha peternakan sehingga menjadikan pendapatan andalan ekonomi warga,” katanya. (Ant)