Kesulitan Finansial, Pemilik Jual Newcastle United

NEWCASTLE –– Kebersamaan Mike Ashley dengan Newcastle United segera berakhir. Bos tim berjuluk The Magpies, yang mengendalikan klub dalam 10 tahun terakhir memutuskan segera menjual klub yang bermarkas di St James’ Park. Proses peralihan kepemilikan ditarget selesai sebelum Natal tahun ini.

Ashley, 53, mengambil alih kepemilikan klub yang dikenal memiliki program pembinaan pemain muda cukup baik, dengan menggelontor dana 134 juta poundsterling satu dekade lalu dengan membeli seluruh saham klub.

Namun kini ia bersiap melepas kepemilikan klub. Menurutnya, Newcastle membutuhkan dukungan finansial lebih kuat jika ingin mencapai hasil lebih tinggi di Liga Primer Inggris.

Pihak klub sendiri telah mengeluarkan pernyataan resminya. “Bahwa sebagai salah satu klub sepakbola tertua dan terbaik di Liga Primer, juga demi keuntungan fans serta suporter setianya baik di Inggris maupun di seluruh dunia, Newcastle United membutuhkan arah yang jelas demi mencapai masa depan yang lebih gemilang.”

Pihak klub untuk memberikan peluang terbaik mengamankan posisinya dan investasi yang dibutuhkan untuk membawanya ke level yang lebih baik. Pemilik klub saat ini, telah memutuskan untuk menjual klub.

Pemilik saat ini, lanjut pernyataan itu, siap memberi kesempatan pada para pihak yang berkepentingan untuk menunda pembayaran yang substansial. Tujuannya demi memberi fleksibilitas maksimum bagi pemilik untuk membuat investai yang berarti bagi klub, termasuk skuad The Magpies.

Proses penjualan telah dimulai dengan mengidentifikasi calon pemilik baru yang akan menginvestasikan dananya secara berkelanjutan. Sebab investasi itu diperlukan guna meraih ambisi klub untuk menjadi yang terbaik.

Pengacara Ashley, Andrew Henderson, mengonfirmasi bahwa penjualan klub idealnya terealisasi dalam waktu 70 hari ke depan. Beberapa nama dikabarkan telah melakukan pembicaraan serius.

Lihat juga...