Dandim Sikka: Generasi Muda Harus Pelajari Sejarah

MAUMERE – Pancasila  yang merupakan ideologi bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia harus terus dijaga dan dipertahankan dari segala ancaman berbagai kelompok  dan organisasi yang ingin menggantinya dengan ideologi lain sesuai kehendak mereka.

Demikian disampaikan Dandim 1603 Sikka, Letkol Inf. Abdullah Jamali, SIP saat menjadi inspektur upacara dalam apel memperingati hari Kesaktian Pancasila di lapangan upacara Makodim Sikka, Minggu (1/10/2017).

Dikatakan Dandim Abdullah, apel peringatan Kesaktian Pancasila ini bermaksud mengingatkan kepada anggota TNI di jajaran Kodim 1603 Sikka beserta keluarga, bahwa ideologi Pancasila pernah ingin diubah, namun niat tersebut gagal terlaksana.

“Hari Kesaktian Pencasila hendaknya selalu diperingati dan dikenang untuk mengingatkan segenap elemen bangsa, bahwa tanggal 30 September 1965 PKI telah melakukan upaya kudeta dan berniat mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi komunis,” tegasnya.

Sebagai anak bangsa khususnya generasi muda, tandas Abdullah, harus selalu mempelajari sejarah dan mewaspadai adanya gerakan-gerakan yang ingin merongrong dasar negara Republik Indonesia yang dibangun di atas konsesus bersama segenap elemen bangsa.

“Kita tidak ingin negeri kita tercinta ini terkoyak-koyak akibat adanya gerakan yang ingin memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa, dengan mengganti dasar negara, sehingga harus selalu diwaspadai,” pesannya.

Sementara itu, Pasi Intel kodim 1603/Sikka, Lettu Inf. Samuel None Guba, kepada Cendana News mengatakan, pelaksanaan upacara peringatan Kesaktian Pancasila sebagai bentuk penghormatan sekaligus sebagai peringatan akan sejarah kelam di negara ini.

Samuel berharap, dengan adanya peringatan Kesaktian Pancasila dan pemutaran film G30S-PKI yang telah dilakukan, ke depan peristiwa kelam tentang kekejian Partai Komunis Indonesia yang ingin menguasai NKRI dan mengubah dasar negara  tidak terulang kembali.

Samuel juga menjelaskan, apel peringatan Kesaktian Pancasila ini sesuai Instruksi Pemerintah melalui Panglima TNI, agar seluruh jajaran TNI melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2017.

Dalam apel bendera ini, bertindak selaku Inspektur Upacara Dandim 1603/Sikka Letkol Inf Abdullah Jamali, SIP, Komandan Upacara Pasi Inteldim 1603/Sikka Lettu Inf Samuel None Guba serta Perwira Upacara Pasi Persdim 1603/Sikka Kapten Inf. John Anderson Repi.

Pembacaan teks UUD 1945 dilakukan oleh Pasi Logdim 1603/Sikka Kapten Chb I Ketut Sudiarta,pembaca ikrar,Danramil 1603-02/Talibura Kapten Inf.Ida Bagus Wiriyawan, pembacaan  doa oleh Danramil 1603-01/Alok Kapten Inf. Surikan dan pembawa acara Serma (K) Margaretha Tanasale.

Peserta upacara terdiri dari barisan perwira 1 regu, pasukan bersenjata 2 pleton, unit Inteldim 1603/Sikka 1 regu,  Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodim 1603/Sikka 1 regu dan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIV Kodim 1603/Sikka 1 pleton.

Lihat juga...