Dua Mobil Penyapu Jalan Telusuri Kota Balikpapan

BALIKPAPAN – Guna menjaga kebersihan Kota Balikpapan khususnya di sekitar jalan protokol, dua mobil penyapu jalan (road sweeper) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai diuji coba. Mobil yang harganya sekitar Rp3 miliar per unit ini mulai uji coba pada dua minggu lalu yang digunakan pada media jalan.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan Zulkifli menuturkan, mobil penyapu jalan mulai digunakan 2018 dan telah diusulkan anggaran operasionalnya.

“Uji coba mobil penyapu jalan ini sudah sekitar 3 minggu dan dimulai pada media jalan yang ada di jalan protokol seperti arah bandara ke Pasar Baru. Baru digunakan pada media tengah jalan karena kalau sisi kanan dan kiri jalan ada parkir kendaraan. Sulit menyapu,” terangnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/10/2017).

Dia menilai dengan mobil penyapu jalan ini sangat efektif dan membantu untuk membersihkan kota dari sisi waktu dan personal. Namun, tidak mempengaruhi jumlah penyapu jalan yang kini bekerja, karena masih banyak titik yang perlu dibersihkan guna menjaga kebersihan kota. Apalagi sejak 10 tahun terakhir jumlah petugas penyapu jalan belum ada penambahan.

“Sangat efektif sekali dengan adanya mobil penyapu jalan, sangat membantu. Misalnya penyapu jalan yang ada di jalan menyapu sampai ke tengah juga bisa membahayakan. Sehingga hal itu tidak dilakukan lagi di jalan protokol, personil penyapu jalan bisa dipindah pada daerah yang kurang penyapunya. Kita sudah 10 tahun terakhir tidak ada penambahan penyapu jalan,” papar pria yang pernah menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Kota Balikpapan.

Selama uji coba mobil penyapu jalan dilaksanakan dalam sehari dioperasionalkan sekitar 4-6 jam per hari dengan personil yang sudah tersedia. Mobil penyapu jalan itu bisa mengangkut kotoran sampah di jalan 6-8 ton. “Satu jamnya bisa 7 liter dengan bahan bakar solar. Nah itu dikalikan saja berapa operasional bahan bakar yang diperlukan,” ujarnya.

Zulkifli menambahkan, apabila digunakan setelah hujan turun maka yang banyak tersapu adalah pasir sehingga berat. Kotoran sampah pun berkurang. Namun apabila cuaca kering maka sampah yang ada di jalan akan terangkut dengan cepat.

Untuk diketahui, tahun ini Pemkot Balikpapan mendapatkan dua mobil penyapu jalan dari Pemprov Kaltim. Mobil yang harganya mencapai Rp3 miliar per unit ini nantinya akan difokuskan untuk menjaga kebersihan di jalan protokol. Yakni dari Bandara Sepinggan hingga Melawai. Mobil penyapu jalan itu memang merupakan usulan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) pada tahun lalu.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan Zulkifli. Foto: Ferry Cahyanti

 

Lihat juga...