Disperkim Balikpapan Luncurkan Kanal Informasi Perumahan
BALIKPAPAN – Seiring tumbuhnya perkembangan sektor perumahan di Kota Balikpapan, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) akan meluncurkan kanal informasi yang dapat diakses oleh masyarakat.
Kanal informasi itu adalah Q-BIG10 (baca: Kubik Sepuluh) yang akan diluncurkan pada 10 November 2017.
Rencananya, kanal informasi itu akan berisi mengenai rekomendasi perencanaan sektor perumahan di Kota Balikpapan, sekaligus mengenai kebijakan Pemerintah Kota soal perumahan. Kehadiran kanal ini akan menjawab pertanyaan masyarakat tentang kebutuhan perumahan.
“Banyak pilihan yang ditawarkan oleh pengembang, seringkali masyarakat bingung menentukan produk perumahan yang terbaik, dan bagaimana desain perumahan yang dibutuhkan,” ungkap Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Balikpapan, I Ketut Astana, Selasa (24/10/2017).
Dikatakannya, konten informasi yang akan disajikan dalam Q-BIG10 tidak serta merta membahas seluruh pengembang di Kota Balikpapan, namun lebih kepada pengembang-pengembang yang berkontribusi lebih kepada masyarakat. Seperti 10 pengembang dengan jumlah perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terbanyak atau 10 perumahan dengan komposisi RTH (Ruang Terbuka Hijau) terluas.
“Selain memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat terkait perumahan, kanal ini juga menjadi insentif bagi para pengembang yang sudah berkontribusi untuk masyarakat,” terangnya.
Untuk tahap pertama Q-BIG10 akan memanfaatkan Facebook sebagai media penyebaran informasi dengan kata kunci “Kubik Sepuluh”. Namun ke depan kanal ini akan dikembangkan secara khsusus menjadi sebuah aplikasi yang dapat diakses melalui gadget.
Ketut berharap kehadiran kanal informasi dapat jawaban atas kebingungan masyarakat tentang kebutuhan perumahan. Beragam informasi tentang progres dari kebijakan perencanaan yang dilakukan oleh pengembang di Balikpapan dari sisi kualitas.
“Diharapkan pengetahuan masyarakat akan perkembangan perumahan di kota ini dapat meningkat dan akhirnya akan meningkatkan kualitas investasi,” imbuhnya.