Demiz: Tidak Semua Media Berisi Pesan yang Baik
BANJAR — Wakil Gubernur Jawa Barat, H Deddy Mizwar mengungkapkan, tidak semua media yang ada sekarang ini, selalu menyiarkan hal-hal yang berisi pesan-pesan baik, dan ikut berdampak pada pola prilaku dan pemikiran nantinya.
Maka dari itu, sebut Demiz, masyarakat yang ada di Jawa Barat, khususnya para pelajar dan tenaga pendidik di wilayah Kota Banjar ini, juga sangat perlu mengetahui bagaimana cara mengolah suatu informasi dengan baik.
“Salah satunya adalah dengan ikut berpartisipasi memberikan penilaian langsung kepada sebuah informasi yang didapat, dilihatnya, dan diperolehnya, baik itu dari siaran televisi maupun radio,” sebutnya dalam Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Literasi Media Penyiaran Bagi Lembaga Pendidikan di SMA Negeri 1 Banjar, Jawa Barat, Kamis (26/10/2017).
Baca juga: Wali Kota Banjar Ajak Pedagang Peduli Kebersihan
Dengan ikut berpartisipasi langsung, sambungnya, sebagai pihak penerima informasi, dapat terhindar dari tayangan-tayangan yang dapat merusak moral dan pencitraan karakter suatu bangsa.
Demiz, mengajak kepada seluruh warga masyarakat di Jawa Barat, khususnya para pelajar dan tenaga pendidik diwilayah Kota Banjar ini, supaya bisa dan mampu menjadi pemirsa dan pendegar yang cerdas dalam memilih tayangan-tayangan di media.
Dalam hal ini, sebagai orang berpendidikan, sangatlah memiliki peran yang penting, dalam hal ikut mengawasi anak-anak ketika mereka sedang menonton sebuah siaran di televisi. Apapun bisa terjadi ketika lalai dalam mengontrol.
“Bisa saja tayangan tersebut membawa pengaruh buruk terhadap perkembangan anak dimasa yang akan datang,” jelasnya.
“Kita sebagai orang yang memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas, diharapkan lebih bisa memilih tayangan-tayangan yang layak dan mendidik, untuk ditonton” tambahnya.
Baca juga: Perajin Panahan di Banjar Butuh Perhatian Pemerintah
Demiz, berharap dan mengimbau kepada seluruh warga masyarakat, khususnya para pelajar dan tenaga pendidik diwilayah Kota Banjar, agar tidak ragu untuk melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh sebuah media penyiaran, kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, saat melihat dan mendengar tayangan yang tidak layak untuk di konsumsi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, bekerjasama dengan Diskominfo Provinsi diikuti sebanyak 80 peserta, yang terdiri dari para pelajar dan tenaga pendidik, perwakilan dari seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) se-derajat, yang ada di wilayah Kota Banjar.
Hadir dalam acara tersebut, Walikota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, S.Ip., M.Si., Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, DR. Dedeh Fardiah, M.Si., Kepala Dinas Komikasi dan Informasi Jawa Barat, DR. Hening Widiatmoko, MA., Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, DR. Ahmad Hadadi, M.Si., Komisioner KPID Jawa Barat, Hj. Neneng Athiatul, S.Ag., M.Ikom., Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar, H. Dahlan, SH., M.Si.