Bupati Muna Barat Ingatkan Nelayan tak Gunakan Peledak

KENDARI – Bupati Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), LM Rajiun, mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian perairan Selat Tiworo, agar tidak dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Perairan Selat Tiworo adalah kawasan potensi perikanan yang besar bagi Muna Barat, karena itu butuh keterlibatan semua pihak untuk penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak,” kata Rajiun, dari Laworo Muna Barat, Sabtu (14/10/2017).

Rajiun mengaku sejak menjadi bupati, kegiatan para nelayan yang menggunakan bahan peledak sudah mulai berkurang dibandingkan dengan tiga tahun yang lalu. “Ini terjadi karena masyarakat pesisir Muna Barat mulai ada kesadaran, mengerti dan paham terhadap dampak yang akan terjadi ke depannya,” katanya.

Melalui dinas terkait, kata Rajiun, pihaknya menaruh perhatian untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya menggunakan bahan peledak saat menangkap ikan. “Karena selain merusak ekosistem dan biota laut, maka juga bisa membahayakan bagi nelayan itu sendiri,” katanya.

Rajiun juga mengatakan, bila masih ada oknum nelayan yang menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan tersebut, kebanyakan dari luar daerah Muna Barat. “Yang melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak itu bisa jadi dari luar daerah, karena kalau dari wilayah Muna Barat mereka sadar bahwa itu akan mengancam mata pencaharian dan kehidupan mereka ke depan,” katanya. (Ant)

Lihat juga...