Bungkam Persipur, PSIM Yogya Raih Tiga Poin Perdana

MALANG — Ambisi PSIM Yogyakarta akhirnya terealisasi setelah berhasil mengamankan tiga poin saat mengandaskan perlawanan Persipur Purwodadi pada laga perdana babak play off Liga 2 2017.

Pada laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (12/10/2017) sore, Laskar Mataram, julukan PSIM berhasil berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Persipur. Dwigol PSIM dicetak Riskal Susanto menit 13 dan Krisna Adi menit 23. Satu gol balasan Persipur dicetak Roberto E Sauyai di menit 33.

Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto/Foto: Sodik

PSIM sendiri sebenarnya tampil kurang meyakinkan. Beban berat untuk meraih poin sempurna di laga perdana membuat Achmad Taufik dkk belum bisa menerjemahkan instruksi pelatih dengan baik. Beruntung, tim lawan tak lebih siap.

Masuk menit 13, Riskal berhasil membuka asa Laskar Matatam. Sundulan kepalanya meneruskan umpan Dicky Prayoga yang gagal dihalau kiper Persipur. Skuat kebanggaan Brajamusti kembali memperlebar kemenangan melalui Krisna Adi di menit 23.

Seperti gol pertama, gol kedua Laskar Mataram juga bermula dari kreasi Dicky Prayoga. Berawal dari sepak pojok yang diambil Dicky, bola mengarah kepada Krisna Adi. Tanpa pikir panjang, sontekan kakinya membuat bola meluncur ke gawang lawan tanpa bisa diantisipasi kiper.

Persipur akhirnya bisa sedikit bernafas lega setelah memperkecil ketertinggalannya menjadi 2-1 lewat gol Roberto Sauyai pada menit 33. Sayang gol Roberto menjadi gol terakhir pada laga tersebut.

Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto mengaku cukup senang timnya bisa melewati ujian perdana dengan baik. Walaupun dari sisi permainan, Erwan menilai masih belum sesuai harapan. Skema yang disiapkan saat latohan belum berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah hasil yang patut kita syukuri. Namun secara permainan belum sesuai hasil dalam latihan. Skemanya belum berjalan dengan baik terutama memanfaatkan peluang yang harusnya bisa lebih dari dua,” ucap Erwan.

Tim pelatih, lanjut Erwan, tetap mengapresiasi perjuangan Achmad Taufik dll. “Mungkin sindrom ketegangan partai pertama yang membuat pemain belum tampil maksimal. Yang jelas, langkah kami ke depan jadi lebih ringan,” terangnya.

Senada, Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru turut mengapresiasi semangat juang pemain PSIM. Menurutnya, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSIM untuk menghadapi dua laga berikutnya kontra PSBK Blitar dan PSCS Cilacap.

Lihat juga...