Baru Dua Daerah yang Dinilai Layak Dilalui TdS 2017
PADANG — Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan dari hasil rapat koordinasi Tour de Singkarak (Tds) 2017 yang digelar terakhir hari ini, masih ada beberapa hal yang menjadi persoalan. Terutama soal jalan yang akan dilalui pebalap dalam sembilan etape. Ternyata masih banyak yang belum tuntas dikerjakan seratus persen, meski waktu yang tersisa hanya sekira 18 hari lagi.
Baca juga: Pemprov Sumbar Berharap Solok Selatan Masuk Etape TdS 2017
Ia menyebutkan, dari paparan tim teknis menyebutkan hanya dua daerah yang dinilai layak, yakni di Kabupaten Padangpariaman dan Kabupaten Pasaman.
“Persiapan kita untuk TdS 2017 hingga sekarang baru mencapai 80 persen, sementara pekerjaannya yang tersisa itu berhubungan dengan jalan. Tentunya kita berharap pada tanggal 11 November nanti, segala persoalan ini selesai,” ucapnya, Selasa (31/10/2017).
Disebutkan, pihaknya telah menyampaikan permintaan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III untuk fokus dan sesegera mungkin menyelesaikan pekerjaan jalan, Terutama di Kabupaten Dharmasraya dan Solok Selatan, yang kerusakannya cukup parah,.
Nasrul menjelaskan, selain itu, ada beberapa titik jalan di kabupaten dan kota lainnya yang perlu dilakukan perbaikan seperti tambal sulam. Seperti di Kota Padang tepatnya depan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Teluk Bayur, yang kondisi jalan masih berlubang.
Untuk di Kabupaten Tanah Datar yang merupakan Grand Start dan menuju Kota Padang, dikatakan tim teknis masih ada kondisi jalan yang perlu dilakukan pembersihan, karena dinilai bisa menganggu laju pacuan para pebalap TdS.
Sementara itu, Kasi Pembangunan dan Pengujian BPJN Wilayah III, Yulia Rahmadani menyebutkan, saat ini khusus untuk pengerjaan jalan di Solok Selatan, tengah dikerjakan.
Diakuinya, jalan di Solok Selatan tergolong banyak yang rusak, yakni dengan ukuran lubang jalan yang cukup besar. Untuk itu, cara perbaikan jalan dilakukan yakni tambal sulam.
“Kita akan mengupayakan perbaikan jalan itu selesai sebelum jadwal etape kelima yang merupakan rute Kabupaten Solok menuju Solok Selatan. Namun, tidak dalam kondisi jalan yang mulus, akan tetapi kami memastikan jalan layak untuk dilalui,” ungkapnya.
Menurutnya, dari kondisi jalan dari etape pertama hingga ke etape sembilan, yang menjadi fokus BPJN Wilayah III untuk melakukan perbaikan ialah hanya dua etape, yakni di etape tiga Kabupaten Sijunjung – Dharmasraya, dan termasuk etape kelima Solok-Solok Selatan. Perbaikan dilakukan hanya untuk kondisi jalan yang berlubang saja.
“Intinya, kami di BPJN akan menyelesaikan pekerjaan jalan hingga lancar dilalui. Lancar di sini, tidak ada lagi lubang di setiap jalur etape yang akan dilalui, dan dinilai layak untuk ditempuh oleh para pebalap TdS,” sebutnya.
Baca juga: 18 Hari Menuju Tds 2017, Perbaikan Jalan Belum Jelas
Untuk diketahui, TdS 2017 akan melalui 9 etape dengan jarak tempuh 1.200 KM. Etape 1 Tanah Datar-Padang, etape 2 Pesisir Selatan- Sawahlunto, etape 3 Sijunjung – Dharmasraya, etape 4 Kabupaten Solok – Payakumbuh, etape 5 Kota Solok – Solok Selatan, etape 6 Kota Pariaman – Pasaman Barat, etape 7 Limapuluhkota – Padang Panjang, etape 8 Padang Pariaman – Agam, dan etape 9 Pasaman – Bukittinggi. Dengan memperbutkan hadiah sebesar Rp2,3 miliar.