72 Tahun Korps Zeni, Tetap Berkarya Dimasa Damai

BOGOR – Pusat Pendidikan Zeni TNI AD harus bisa mencetak prajurit handal. Sebagai kawah candradimuka, Pusat Pendidikan Zeni harus bisa melahirkan generasi penerus Korps Zeni baik perwira, bintara maupun tamtama.

Semboyan Korps Zeni adalah Jaya di masa perang, dan bermanfaat di masa damai, “Di masa damai, Korps Zeni membangun infrastruktur jalan, seperti di Papua, Kalimantan, Sumatera”  ujar Kepala Kantor Pertahanan daerah Aceh Brigjend (TNI) Adi Sudaryanto, S.IB pada syukuran HUT Korps Zeni TNI-AD di Aula Sudirman, Pusdikzi, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (17/10/2017).

Adi menyebut, bahwa Korps Zeni bisa membangun infrastruktur di wilayah yang ekstreem seperti Papua. Dan saat ini Korps Zeni banyak berkarya di daerah perbatasan. Adapun karya-karya Korps Zeni termasuk jalan-jalan di perbatasan, lapangan terbang dan pangkalan militer.

Kepada organik pusdikzi dan tamu undangan lainnya, Adi menyinggung soal politik luar negeri yang sedang memanas di Laut Natuna Utara “Yang memperebutkan wilayah itu ada Cina, Vietnam, Filipina, dan Malaysia” ujarnya lagi.

Maka dari itu, sebagai kepanjangan tangan dari kementerian pertahanan, Korps Zeni ditugaskan untuk membangun pangkalan militer di kepulauan Natuna. Meskipun Indonesia tidak bersengketa dengan Negara-negara tersebut, Indonesia tetap sudah siap untuk menghadapi kemungkinan yang terjadi.

”Pembangunan pangkalan militer di kepulauan Natuna merupakan satu langkah antisipatif untuk mempertahankan kedaulatan NKRI,” tandasnya.

Dengan perannya tersebut, integritas dan profesionalisme prajurit korps Zeni dalam menjalankan tugasnya disebut sangat penting. Tugas dikatakan sebagai sebuah kehormatan yang harus dijalankan dengan tulus Ikhlas dan penuh dedikasi.

Prajurit Zeni harus senantiasa mengikuti perkembangan yang terjadi, berani ber-inovasi dan improvisasi, “Juga harus berani memberikan argumen yang logis dalam melakukan inovasi dan improvisasi tersebut,” tambahnya.

Adapun tugas-tugas yang diberikan harus menjadi tantangan. Hal terpenting adalah setia, rela berkorban, mengabdi kepada bangsa dan negara. Korps Zeni merupakan Korps Militer tertua di Indonesia “Korps Zeni lahir pada 15 Oktober 1945, namun banyak masyarakat tidak mengetahuinya. Hal tersebut harus membuat kebanggaan tersendiri bagi prajurit zeni TNI-AD. Tapi jangan menjadikan kita sombong dan takabur” pungkasnya.