TANZANIA – Hutan yang dilindungi di Suaka Alam Chome di Tanzania Utara terancam oleh kegiatan tidak sah penambangan emas.
Rosemary Staki, Komisaris Kabupaten Same, mengatakan, beberapa kelompok penambang telah menyerbu suaka alam tersebut untuk mencari emas sehingga mereka mencemari sungai dan tanah dengan bahan beracun.
Suaka alam itu terletak di Pegunungan Arc Timur dan berada beberapa kilometer dari Gunung Kilimanjaro, gunung tertinggi di Afrika.
Staki mengatakan, Pemerintah Tanzania berencana mendirikan kamp patroli di dalam hutan tersebut untuk menyelamatkan 14.000 hektare hutan yang berada di Pegunungan Pare di antara Usambara Barat dan Pegunungan Pare Utara.
“Saya telah menyaksikan kerusakan lingkungan hidup dengan skala paling tinggi. Di beberapa daerah, dua kilometer hutan rusak sama sekali oleh penambang,” kata wanita pejabat tersebut, Selasa siang.
Pejabat tersebut menambahkan, satu tim penjaga hutan telah dikirim ke dalam hutan yang terpengaruh untuk memindahkan penambang.
Menurut wanita pejabat itu, pemerintah lokal telah diberi tugas untuk bangkit bersama kelompok masyarakat dalam melakukan langkah berkesinambungan guna menangani penambangan gelap di hutan tersebut, yang dikelilingi oleh 27 desa.
Asteriko Mahiga, Pejabat Komandan Distrik (OCD), mengatakan, sejauh ini enam penambang telah ditangkap karena melakukan penambangan di daerah yang dilindungi.
Menurut Akta Penambangan Nomor 14 Tahun 2010 di negeri itu, tak seorang pun akan diperkenankan melakukan eksplorasi atau kegiatan penambangan tanpa persetujuan dari pemerintah. (Ant)