Manokwari Miliki 22 BUMDes

MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, membentuk 22 badan usaha milik desa (BUMDes) untuk mengoptimalkan pengelolaan dana desa di daerah tersebut.

Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD Manokwari, Sumarno mengatakan, pembentukan BUMDes bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dia menyebutkan, BUMDes yang tersebar di sembilan distrik ini siap mengembangkan potensi di wilayah masing-masing melalui dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat.

“Tugas kami melakukan pendampingan, membimbing untuk memastikan seluruh BUMDes tersebut berjalan sesuai undang-undang,” katanya, Jumat (8/9/2017).

Marno mengutarakan, sejauh ini daerah belum memiliki formulasi dalam mengembangkan perekonomian di wilayah kampung. Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai uji coba dengan melihat potensi masing-masing.

“Seperti di Kampung Sumber Boga Prafi, di situ ada bekas aset transmigrasi berupa pasar. Dulu pasar tersebut dikelola oleh Dispenda, namun tak lagi produktif dan kini diambil alih oleh BUMdes Boga Karya untuk difungsikan kembali,” katanya.

Melalui dana desa, BUMDes Boga Karya membangun lapak-lapak di pasar tersebut untuk disewakan kepada masyarakat. Biaya sewa yang diterapkan cukup ringan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.

“Selain mencari keuntungan, kehadiran BUMDes untuk memberdayakan masyarakat. Itu yang menjadi tujuan dari program dana desa maupun tujuan pemerintah daerah dalam membentuk BUMDes,” kata Marno.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya sedang berupaya membangun kerja sama dengan perusahaan pupuk Petro Kimia Gresik Jawa Timur. Diharapkan, BUMdes Boga Karya bisa menjadi penyalur pupuk bersubsidi kepada para petani di sekitar kampung tersebut. (Ant)

Lihat juga...