Kemenpar Dongkrak Kunjungan Wisatawan Thailand

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan melakukan sales mission atau misi penjualan wisata leisure di tiga kota di Thailand, yakni Phuket, Chiang Mai dan Bangkok, pada 2-6 Oktober 2017, guna meningkatkan kunjungan wisatawan Thailand ke Indonesia.

Kemenpar akan memfasilitasi pertemuan langsung antara 15 biro perjalanan Indonesia selaku ‘seller’ dengan biro perjalanan asing di tiga kota itu selaku ‘buyer’ di negara yang menjadi salah satu prioritas Indonesia di wilayah Asia Tenggara, karena pertumbuhan pariwisatanya per tahun selalu meningkat.

Disebutkan, Indonesia pada tahun ini menargetkan 135.000 wisatawan asal Thailand.Pada 2015, kunjungan wisatawan asal Thailand ke Indonesia sebanyak 93.590 orang.

Kunjungan tersebut masih jauh di bawah kunjungan wisatawan Thailand ke negara-negara lainnya di Asia Tenggara seperti Singapura yang mencapai1.571.982 orang dan Malaysia yang mencapai 1.247.270 orang.

Menurut data Pusat Data Informasi Kemenpar tahun 2015, berdasarkan pintu masuk, masyarakat Thailand lebih banyak berkunjung ke DKI Jakarta, Bali, Yogyakarta, Batam – Kepulauan Riau dan Medan.

“Melalui kegiatan ‘sales mission’ ini diharapkan dapat membawa lebih banyak wisatawan asal Thailand untuk berkunjung ke Indonesia,” kata siaran pers Kemenapar RI, Sabtu (30/9/2017).

Thailand memiliki inbound 32,4 juta per tahun dengan presentasi ke ASEAN sebesar 31 persen. Kunjungan wisman Thailand pada 2016 sebanyak 32,58 juta orang.

Dijelaskan juga, bahwa dalam misi penjualan itu, biro perjalanan asal Thailand dapat berkolaborasi dan menjalin hubungan bisnis dengan rekan agen perjalanan dari Indonesia.

Kolaborasi antara Indonesia dan Thailand ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan Thailand ke Indonesia melalui penjualan paket-paket wisata dan didukung dengan konektivitas yang semakin luas sehingga memperkuat hubungan “business to business” antara Thailand dan Indonesia.

Kemenpar makin gencar mempromosikan pariwisata Indonesia di mancanegara seiring dengan meningkatnya target kunjungan wisatawan asing untuk 2017 yang sebanyak 15 juta orang.

Promosi yang dilakukan selain untuk memperkenalkan brand Wonderful Indonesia (branding) melalui pameran, perjalanan wisata pengenalan, maupun festival Wonderful Indonesia, juga dilakukan hard selling berupa pertemuan bisnis yang mempertemukan langsung biro perjalanan Indonesia selaku seller dengan biro perjalanan asing selaku buyer yang dikenal dengan ‘Sales Mission’. (Ant)

Lihat juga...