Anggota ASEAN Bekerja Sama Bangun Pasar Penerbangan Tunggal

VIENTIANE – Pejabat-pejabat transportasi udara negara-negara anggota Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) berkumpul di Laos membahas ASEAN Single Aviation Market (Pasar Penerbangan Tunggal), yang dipandang sebagai salah satu tonggak penting dalam pengembangan Komunitas Ekonomi ASEAN.

Para pejabat ASEAN menegaskan kembali komitmen mereka untuk mendorong visi dan impian mereka selangkah lebih dekat menjadi kenyataan dalam waktu dekat. Ini agenda Kelompok Kerja Transportasi Udara (ATWG) ASEAN ke-36 dan pertemuan terkait lainnya yang dimulai Senin (4/9) hingga Kamis (7/9) di ibu kota Laos, Vientiane.

“Para pejabat akan fokus pada keputusan penting yang dicapai pada pertemuan ATWG sebelumnya, terutama mengenai elemen-elemen ekonomi dan teknis utama untuk menerapkan kebijakan langit terbuka (open skies policy),” kata Dirjen Departemen Penerbangan Sipil Laos, Vanhpheng Chanthaphone.

Vanhpheng, yang juga ketua ATWG, mengatakan bahwa pertemuan tersebut juga berfokus pada indikator-indikator kinerja penting untuk memantau pelaksanaan Rencana Strategi Transportasi Kuala Lumpur, yang ditargetkan untuk diajukan ke Pertemuan Pejabat Tinggi Senior ke-43 (STOM) untuk dipertimbangkan dan disetujui.

ASEAN Single Aviation Market, yang juga dikenal sebagai ASEAN Open Sky Agreement/Policy, adalah kebijakan penerbangan utama di kawasan Asia Tenggara. Hal ini diarahkan pada pengembangan pasar penerbangan terpadu dan tunggal di antara anggota-anggota ASEAN di Asia Tenggara. (Ant)

Lihat juga...