Wali Kota Balikpapan Minta Pemerintah Bantu Pasar Pandansari

BALIKPAPAN — Pasar Pandansari dinilai perlu segera dilakukan renovasi agar tertata dengan baik. Dengan ditata rapi maka pedagang yang berada di dalam tidak akan mengeluhkan sepi karena pembeli tidak mau masuk ke dalam pasar.

Pasalnya di luar pasar banyak pedagang yang berjualan dengan jenis yang sama. Tak hanya banyaknya pedagang yang jualan di depan pasar membuat pembeli enggan masuk ke pasar, di luar pasar juga terdapat pasar induk tempat penumpukan barang yang masuk, sehingga kepadatan pasar terdapat di luar pasar.

Dalam kunjungan kerja Komis VI DPR RI, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menilai renovasi Pasar Pandansari harus segera diperbaiki karena secara fisik pasar sudah diperlukan diperbaiki. Namun karena keterbatasan anggaran daerah maka diperlukan bantuan dari pusat.

“Kita usul ke Kementerian perdagangan untuk merenovasi pasar ini. Ded nya itu 27 miliar karena keterbatasan anggaran daerah yan sulit kita. Kita juga hanya perbaikan harapannya, ada pembangunan gedung parkir,” katanya di sela mendampingi kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke Pasar Pandansari, Selasa (8/8/2017).

Menurutnya, pembangunan parkir ini diperlukan dana sekitar Rp40 miliar. Dengan parkir itu maka pengunjung atau konsumen bisa langsung ke lantai 2 dan 3 untuk membeli bahan pangannya, sehingga pedagang yang ada di dalam tidak mengeluhkan sepinya pembeli.

“Kalo parkir bisa dibangun bertingkat itu kira-kira 40 miliar. Supaya mereka bisa langsung ke lantai 3. Harusnya bisa lebih cepat. Tapi kita ini juga pilih pilihan. Pasar ini sudah lama mau direnovasi. Ini tetap pasar rakyat,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mengatakan pasar induk yang sudah lama gabung di Pandansari maka harus dipindah agar pasar tradisional dapat berfungsi dengan baik.

“Pasar induk dengan terminal harus kita pindah. Ini pedagang keluhannya didalam tidak laku, akhirnya yang di dalam keluar juga,” ucapnya.

Rizal mengharapkan dengan kedatangan komisi VI DPR RI Balikpapan dapat mengakomodir renovasi Pasar Pandansari melalui APBN.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azan Asman mengungkapkan Pasar Pandansari secara ekonomi tumbuh yang membuktikan jumlah pedagangnya terus bertambah.

Di pasar ini juga terdapat pasar induk tempat pendistribusian barang ke pasar tradisional lainnya, dan rencananya akan dipindah agar lebih tertata.

“Apabila pasar induk sudah dipindah dinluar pasar jangan ada ritel lagi. Sehingga pasar yang ada di dalam lebih hidup. Kalopun ada pasar induk, ya ponakannya yang kecil saja,” pungkasnya.

Terkait usulan renovasi pasar dengan usulan anggaran lebih dari Rp50 miliar tersebut pihaknya akan membahasnya lagi dengan kementerian terkait dan melihat anggaran di pusat.

“Kita lihat lagi APBN kan kita tahu dipangkas terus. Makanya kita harapkan ekonomi baik. Usulan renovasi bersama anggarannya kita bahas dulu yaa,” tambahnya.

Lihat juga...