Tukang Becak dan PKL di Malioboro Cek Kesehatan Gratis
YOGYAKARTA — Jajaran Polisi Wanita atau Polwan Polda DIY menggelar bakti sosial berupa pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat di kawasan Maliboro Yogyakarta, Jumat (04/07/2017) pagi. Pelayanan kesehatan dilakukan dengan menggelar pemeriksaan tensi atau tekanan darah serta pembagian 2.000 vitamin bagi tukang becak, pedagang kaki lima, pedagang asongan maupun pengunjung.
Menerjunkan enam mobil ambulan, serta 90 personel polwan yang terdiri dari Dokter Polisi serta perawat, pelayanan kesehatan dilakukan di enam titik yakni Parkir Abu Bakar Ali, DPRD DIY, Kepatihan, depan Ramayana, pasar Beringharjo dan Titik Nol Kilometer.

Dokter Polda DIY, AKBP Devina selaku seksi Bakti Sosial mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengecek kondisi kesehatan warga masyarakat kecil yang rawan terserang penyakit. Selain itu juga untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran akan pentingnya kesehatan.
“Masyarakat kecil seperti tukang becak, pedagang kaki lima ini kadang lupa dan kurang menyadari kesehatan mereka, sehingga rentan terserang penyakit. Karena itu kita beri pelayanan kesehatan ini. Agar mereka tetap dalam kondisi sehat dan prima saat bekerja. Selain pemeriksaan kesehatan ini, kita juga akan melakukan pemeriksaan gigi mulut bagi anak-anak sekolah,” ujarnya di sela-sela kegiatan, Jumat (4/8/2017).
Selain itu, Koordinator Perwira Polisi Wanita Polda DIY, AKBP Kurnia menambahkan, pemeriksaan kesehatan ini sendiri digelar sebagai rangkaian kegiatan HUT Polwan ke 69. Ia berharap pemeriksaan dan pemberian vitamin gratis ini dapat membantu masyarakat khususnya masyarakat kecil dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
“Salah satu tugas Polri adalah memberikan perlindungan pelayanan dan pengayoman pada masyarakat. Itulah yang coba kita lakukan saat ini. Semoga dengan kegiatan ini membuat masyarakat juga semakin dekat dan percaya kepada Polri,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pedagang kali lima Malioboro, Jito (47) mengaku ikut memeriksakan kesehatan. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat positif karena dapat membantu masyarakat dalam mengecek kesehatan. Ia sendiri berhatap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara rutin.
“Sangat bermanfaat bagi kita. Karena kadang kita tidak sempat memeriksa di Puskesmas. Kalau bisa kegiatan semacam ini dilakukan setiap hari, tidak hanya sekali saja,” ujarnya.