Sadar Pajak Resmi Masuk Kurikulum Sistem Pendidikan Nasional

JAKARTA –— Pemerintah melalui Kementrian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak Republik Indomesia hari ini resmi memperkenalkan nilai-nilai kesadaran pajak kepada 127.459 siswa dan mahasiswa dari total sekitar 2.128 dari Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi.

Kegiatan yang diberi nama “Pajak Bertutur” tersebut dibuka secara langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Gedung Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut secara resmi menandai dimasukkannya mata kuliah pajak untuk seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia.

Sebelum dilakukan telewicara jarak jauh dengan beberapa sekolah dan perguruan tinggi, terlebih dahulu dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pembelajaran materi kesadaran pajak yang secara resmi dimasukkan dalam kurikulum sistem pendidikan nasional.

Penandatanganan MoU tersebut masing-masing dilakukan oleh Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu dan juga Direktur Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy turut menyaksikan penandatanganan tersebut.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, maka dalam waktu dekat Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementistekdikti akan segera mengeluarkan kebijakan untuk menerapakan kurikulum kesadaran pajak khususnya kepada perguruan tinggi. Diharapkan mulai tahun ajaran 2017-2018 materi umum kesadaran pajak akan segera ditetapkan menjadi mata kuliah wajib atau mata kuliah umum.

“Kesadaran seluruh wajib pajak agar senantiasa patuh dan taat untuk membayar pajak sebaiknya memang diajarkan sejak dini. Dalam kesempatan ini saya berharap bahwa kedepannya materi tentang kendaraan pajak dapat dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan nasional, yaitu mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Sementara itu Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugeastiadi menjelaskan bahwa total peserta yang ikut kegiatan pajak bertutur tersebut mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi sebanyak 127.459 siswa dan 2.182 sekolah. Diharapkan kedepannya akan banyak lagi peserta yang akan ikut dalam rangkaian kegiatan acara Pajak Bertutur tersebut.

Lihat juga...