Ladaya, Objek Wisata Alam dan Menginap di Rumah Kayu

TENGGARONG — Berbagai objek wisata ada di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Mulai dari wisata sejarah, pendidikan, buatan hingga wisata alam. Wisata Alam misalnya berbagai destinasi ada di jalan H Bachrin Seman, Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ladaya adalah salah satu destinasi wisata alam sekaligus pengunjung juga dapat menginap di rumah kayu dengan atap menjuntai dengan suasana alamnya. Ladaya (Ladang Budaya) di tempat ini juga terdapat aula dimana tempat pertunjukan seni yang sering digelar oleh seniman daerah.

Ladaya merupakan destinasi yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung, karena di objek wisata ini pengunjung bisa menikmati alam dan wahana menarik lainnya. Seperti kebun binatang mini, outbond, paint ball, dan juga Rumah Odah Rehat (rumah kayu atap menjuntai) untuk menginap.

Kebun binatang mini yang memajang berbagai jenis hewan khas Kalimantan Timur seperti burung merak, burung enggang, uwa-uwa, beruang madu, dan banyak lagi yang bisa dilihat.

Untuk masuk ke Ladaya, pengunjung tidak perlu merogoh uang yang besar karena tarif masuk untuk dewasa hanya Rp10.000 dan Rp5.000 untuk anak anak. Setelah masuk, pengunjung akan menyusuri pedagang makanan dan minuman seperti berjalan di kereta api. Sedangkan bagi Anda yang ingin menginap di Odah Rehat.

“Wisata alam dan memiliki fasilitas permainan outbond anak dan kebun binatang menjadi daya tarik anak, jadi kami sengaja datang ke Ladaya untuk menikmati suasana alamnya,” kata Dina dari Samarinda, Minggu (13/8/2017).

Menurutnya, kunjungan ke ladaya menjadi yang pertama kalinya bersama keluarganya. Karena di Tenggarong, Kutai Kartanegara banyak objek wisata yang bisa dikunjungi saat libur.

“Kalau dari Samarinda kan tidak jauh bisa ditempuh satu jam, bisa pulang hari,” tuturnya.

Arena bermain/foto: Ferry Cahyanti

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara Sri Wahyuni, destinasi ladaya ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang. “Karena disini menampilkan pertunjukan seni budaya juga yang sering digelar oleh panitia atau pemiliknya. Seperti namanya ladang budaya,” katanya.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi karena bisa mendatangkan wisatawan mancanegara dan domestik,” tukasnya.

Lihat juga...