Balikpapan Siap Full Day School SD dan SMP 2018

BALIKPAPAN — Seiring diterapkannya kebijakan Full Day School pada tingkat SLTA, Pemerintah Kota Balikpapan mulai mempersiapkan dan pemetaan terhadap tenaga pengajar di tingkat SMP maupun SD.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Muhaimin rencananya, penerapan Full Day School akan diterapkan pada tingkat SMP dan SD pada tahun ajaran 2018/2019 mendatang.

Penerapan Full Day School dari pihak sekolah harus sudah siap baik dari tenaga pengajar dan lainnya. Sehingga untuk penerapan di tingkat SD dan SMP harus dilakukan persiapan untuk giru pengajarnya.

“Guru pengajar tidak boleh merangkap mengajar di sekolah lain, kalau masih ada yang dobel maka akan sulit penerapannya. Memang kita masih kekurangan pengajar, tapi kita upayakan yang usulan ke BKD penambahan tenaga pengajar,” jelasnya saat ditemui Senin (7/8/2017).

Menurutnya, penerapan Full Day School untuk tingkat SD dan SMP baru diterapkan pada tahun ajaran 2018/2019 mendatang, karena kini masih memasuki persiapan.

“Baru bisa diberlakukan 2018/2019 mendatang untuk SD dan SMP, kalo tingkat SLTA sudah diterapkan khususnya SMK dan SMA yang sudah bertaraf internasional seperti SMA negeri 1 dan lainnya. Tapi SMA/SMK kewenangan provinsi,” ulasnya.

Muhaimin memaparkan pada tahun ajaran mendatang juga baru beberapa sekolah yang bisa menerapkannya d iantaranya SMP 1,2 dan 3. Sedangkan SD juga ada tiga sekolah.

“Pada intinya kalo sekolah itu sudah memenuhi persyaratan dan siap maka kita bisa terapkan. Kemudian dirapatkan bersama dengan Komite Sekolah selanjutnya disosialisasikan ke orang tua,” pungkas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Tata Kota dan Pemukiman.

Selain itu, dalam penerapan Full Day School juga memperhatikan sarana dan prasarananya dari sekolah.

“Orangtua juga mesti dijelaskan karena natura atau bekal anak didik juga menjadi tanggung jawab mereka. Lainnya sarana dan prasarana juga harus diperhatikan,” tutupnya.

 

Lihat juga...