Atlet Harumkan Nama Indonesia, Terima Bantuan Modal Usaha Rp100 Juta

PADANG — Empat orang mantan atlet nasional asal Sumatera Barat mendapat perhatian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena dinilai berjasa dan mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga.

Bertepatan pada memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72 ini, empat orang mantan atlet nasional asal Sumbar itu, mendapatkan modal usaha dengan total sebesar Rp100 juta.

Direktur Utama PT Jasindo Solihah mengatakan total dana untuk modal usaha empat orang mantan atlet nasional itu sebesar Rp100 juta itu.  Nantinya, masing-masing dari mereka akan mendapatkan sesuai dengan kebutuhan usaha yang dijalaninya. Dari pendataan yang dilakukan panitia, berbagai jenis usaha yang dijalani oleh mantan altet tersebut, diantaranya warung kalontong.

“Jadi nanti juga akan ada pembinaan terhadap empat orang atlet yang menerima bantuan modal usaha. Pembinaan yang dilakukan ialah untuk mengarahkan jenis usaha yang dijalaninya, agar bantuan dana yang diberikan benar-benar dimanfaatkan sesuai harapan,” ungkapnya, di Padang, Kamis (17/8/2017).

Ia menjelaskan, pemberitan bantuan modal usaha untuk mantan altet itu bentuk rangkaian kegiatan “BUMN Hadir Untuk Negeri” di wilayah Sumatera Barat. Alasan memberikan perhatian kepada para atlet, karena atlet termasuk salah satu unsur yang berjasa terhadap negara ataupun daerah asalnya. Para atlet  telah turut mengharumkan negara dan daerahnya melalui pertandingan olahraga.

“Empat orang atlet itu tidak hanya sekedar seorang mantan altet, tetapi juga mantan atlet yang berprestasi,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang mantan atlet yang menerima bantuan modal usaha dari “BUMN Hadir Untuk Negeri”, yang merupakan atlet angkat berat, Thio Hok Seng mengatakan, bantuan modal usaha yang ia peroleh itu, akan digunakan untuk mengembangkan usaha jual pulsa seluler dan token listrik yang kini tengah ia jalani.

“Pada momen lainnya, saya juga telah menerima bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yakni satu unit rumah. Namun, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari perlu adanya usaha yang dijalani. Dengan adanya bantuan modal usaha ini, semoga perekonomian keluarga sedikit terbantu,” ungkap altet yang meraih emas pada kejuaraan angkat berat internasional era 90-an tersebut.

Dikatakannya, setelah istirahat dari dunia angkat berat, kini dirinya aktif melatih untuk cabang olahraga angkat berat di Kota Padang. Pada kesempatan itu, Thio berharap, perhatian diberikan tidak hanya terhadap para mantan altet, akan tetapiperhatian juga turun diberikan kepada atlet yang masih aktif dan mulai tumbuh, supaya bisa memotivasi untuk terus meraih prestasi.

Lihat juga...