Angelina Berharap Presiden Jokowi Bantu Dana Pendidikan
MAUMERE — Kesulitan ekonomi yang dialami para orang tua murid di Kabupaten Sikka khususnya Kota Maumere, membuat anak-anak mereka putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Presiden RI Joko Widodo diminta untuk memperhatikan nasib anak-anak bangsa yang kesulitan melanjutkan pendidikan agar semua anak Indonesia bisa bersekolah dan meraih cita-cita mereka.
Demikian disampaikan Angelina Sintia Beguir siswi kela VI SDK Maumere 2 saat ditanyai Cendana News, Senin (7/8/2017) siang terkait permintaan yang ingin disampaikan kepada Presiden Jokowi.
“Banyak teman sekolah saya yang orang tuanya susah sehingga mereka perlu dibantu uang agar bisa bersekolah terus sebab kadang bayar uang sekolah tiap bulan saja kesulitan,” ujarnya di sela kegiatan “Ayo Menulis” yang diselenggarakan sebuah perusahaan pembuat pena.
Angelina juga berpesan kepada anak-anak Indoensia agar tekun belajar dan mengejar mimpi-mimpi dengan mentaati orang tua dan guru yang membimbing untuk meraih prestasi yang lebih baik.
Sementara itu, guru kelas VI SDK Maumere 2 Bergita Kaha yang ditanyai Cendana News mengaku dengan adanya kegiatan ayo menulis yang diselenggarakan anak-anak muda yang bergabung dengan Standardpen merupakan kegiatan yang sangat positif.
“Kami akam usahakan ke depannya bisa diselenggarakan kegiatan “Ayo Menulis” setiap minggu sekali agar anak-anak bisa menambah pengetahuan dan dengan menulis dapat mengaktifkan daya pikir mereka,” ungkapnya.

Anak-anak dalam menulis apa yang dipikirkan kata Bergita, sering tidak teratur sehingga sebagai guru bahasa Indonesia dirinya selalu menggembleng mereka dengan menulis sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kegiatan ini harus dilakukan terus menerus.
Memang para guru tandasnya, mempunyai tugas mendidik anak tapi tidak semua anak bisa dididik sebab waktunya juga terbatas sehingga tentu dibutuhkan peran orang tua dan masyarakat untuk membantu mendidik anak-anak ini.
“Kita perlu membiasakan budaya menulis dalam diri anak-anak kita dan tentu peran kita semua dalam mendidik anak-anak ini agar mereka bisa lebih baik menuangkan ide dan pikiran mereka dalam tulisan,” pintanya.