Wali Kota Banjar, Dorong Swasembada Pangan Bersama TNI

BANJAR – Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, kini sedang mencanangkan program mewujudkan swasembada pangan yang ditargetkan oleh pemerintah pusat. Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Kota Banjar,  membentuk program upaya khusus (Upsus) pada sektor pertanian. 

Walikota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, S.Ip., M.Si., Senin (10/7), mengatakan dalam mewujudkan program tersebut tidak lepas dari peran penting unsur-unsur lainnya serta kerjasama dengan pihak militer terutama Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Koramil dan Babinsa yang ditempatkan pada tiap kecamatan yang ada di wilayah Kota Banjar.

“Kita harapkan pencapaian swasembada pangan nasional itu dapat terwujud dan kita harapkan agar Komandan Koramil (Danramil) dibawah Pengawasan Kodim 0613 Ciamis, juga ikut serta mendampingi petani dalam pengelolaan kegiatan sehingga produksi dan kesejahteraan petani meningkat seperti apa yang diharapkan,” kata Ade Uu.

Ade Uu menambahkan pihaknya juga telah menginstruksikan pada tim Upsus guna mengawal pelaksanaan kegiatan program tersebut dengan mengoptimalkan lahan yang dikelola. Begitu pula halnya pada seluruh petugas pertanian dan penyuluh lapangan agar dengan program Upsus mampu meningkatkan produksi tanaman pangan seperti jagung dan palawija dilihat dari luas tanam dan luas panen

“Untuk produktivitas dilakukan dengan pembangunan jaringan irigasi desa, optimalisasi lahan, bantuan alat mesin pertanian  dan lain-lain,” jelasnya

Pelaksanaan program Upsus tersebut, penyuluh didorong agar mampu memberikan bimbingan bagi para kelompok tani agar dapat belajar menerapkan teknologi pertanian yang ada, begitu pula bagi para Babinsa selaku motivator mampu mengoptimalkan potensi yang ada di tiap-tiap kelompok tani.

“Jadi sebelum terbentuknya Kota Banjar, sebagai wilayah otonomi baru, wilayah Kota Banjar, yang sekarang ini cukup berhasil dibidang pertanian untuk memproduksi hasil-hasil pertanian baik itu beras, jagung dan kedelai. Karena potensi wilayahnya yang subur,” ujarnya.

Dengan adanya surplus beras di wilayah Kota Banjar, ke depan. Nantinya, Pemerintah Kota Banjar, diharapkan bisa membantu daerah-daerah lain, dalam melakukan distribusi pangan.

Dalam mewujudkan program tersebut, Pemerintah Kota Banjar, berharap agar pengolahan sawah dilakukan secara baik dan benar. Tidak hanya itu, sarana dan prasarana pendukung seperti benih, pupuk, irigasi dan alsin serta jaringan irigasi dimanfaatkan dengan semestinya agar mampu memberikan peningkatan pada tiga produksi komuditi yakni padi, jangung dan kedelai.

Lihat juga...