SIDOARJO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mendorong program pendidikan keluarga untuk menumbuhkan karakter dan budaya berprestasi peserta didik dari jenjang SMP, SD, TK, PAUD nonformal, dan dikmas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo melalui Kabid PAUD dan Dikmas, Sri Sutarsih, menyatakan, bahwa sosialisasi yang difasilitasi pemerintah pusat ini, dimulai pada 24-27 Juli 2017, diikuti 1.519 orang dari unsur penilik dan pengawas SMP, SD, TK, dan Kepala UPT Diknas Kabupaten Sidoarjo.
“Sosialisasi ini dilaksanakan karena dari berbagai kajian internasional dan nasional menyebutkan, bahwa keterlibatan orangtua di sekolah memberikan kontribusi positif pada berbagai pendidikan, termasuk perbaikan persepsi orang tua, sikap dan perilaku positif anak, iklim belajar, prestasi peserta didik,” katanya.
Menurutnya, pemerintah memandang, bahwa kerjasama keluarga dengan satuan pendidikan mutlak diperlukan. “Melalui kegiatan ini, pemerintah bermaksud untuk meningkatkan kapasitas pelaku pendidikan sebagai salah satu upaya mengembangkan lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan, sehingga mampu mendorong potensi peserta didik,” katanya.
Sementara itu, Direktur Pembinaan Keluarga dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Sukiman mengatakan, program ini sudah dibentuk tiga tahun yang lalu, dan telah menjangkau 240 Kabupaten atau Kota.
“Untuk di Kabupaten Sidoarjo, telah dilaksanakan Bimbingan Teknis secara intensif terhadap 40 satuan pendidikan baik dari jenjang PAUD, TK, SD dan SMP,” katanya.
Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syafuddin, menyambut baik program ini. “Mengingat pada saat ini pemerintah pusat mengharapkan sekolah bukan hanya untuk mentransfer ilmu saja, namun pada akhirnya nanti sebagai pengganti dari suasana di rumah tangga masing-masing bagi siswa didik,” katanya. (Ant)