Tak Ada Dana, Pilkades 36 Desa Diundur
MAUMERE – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak bagi 36 desa di Kabupaten Sikka yang semula dijadwalkan 12 Juli 2017 diundur hingga 20 Juli 2017 akibat belum cairnya dana.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sikka, Robertus Ray, saat ditemui Cendana News di kantornya, Kamis (6/7/2017), terkait jadwal Pilkades.
Soal dana, kata Robert, sapaannya, sudah diajukan melalui APBD perubahan tetapi ada dua dinas yang belum melengkapi data terkait pengajuan anggaran mendahului perubahan sehingga harus menunggu hingga semua dinas persyaratannya beres dahulu. Baru dana dicairkan.
“Ini kendala bagi kami sehingga saya mengkomunikasikan dengan beberapa pihak lain yang memiliki dana untuk dipinjam terlebih dahulu guna bisa membiayai biaya cetak surat suara dan lainnya serta distribusi logistik,” ungkapnya.
Selain permasalahan dana, beber Robert, ada beberapa dokumen terkait pencalonan yang belum lengkap dan masih berada di kecamatan dan di panitia Pilkades sehingga Dinas PMD belum bisa melakukan pencetakan surat suara.
“Kita perlu mengetahui nama calon, gelarnya seperti apa, fotonya serta daftar pemilih tetap sehingga kami belum bisa mencetak surat suara,” ujarnya.
Dinas PMD Sikka, sebut Robert, harus mengetahui kondisi daftar pemilih tetapnya berapa ditambah 10 persen dan sesuai jadwal akan ditetapkan 12 Juli 2017.
Robert berharap pada tanggal 20 bisa sudah pasti jadwalnya. Pihaknya sudah membuat jadwal perubahan dan diberikan ke setiap panitia di desa. Bila ada desa yang sudah melaksanakan pemaparan visi-misi calon, maka dipersilakan saja.
“Tetapi kampanye dan masa tenang harus disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan pihak panitia Pilkades. Kami harapkan proses Pilkades serentak ini bisa berjalan lancar,” terangnya.
Jadwal kampanye, beber Robert, berlangsung dari 14 sampai 16 Juli 2017. Setiap calon akan dibagi jadwal kampanyenya di sebuah dusun atau RW agar tidak bertabrakan dengan calon lain.
Aloysius Yan Lali, salah seorang calon Kepala Desa Iligai Kecamatan Lela kepada Cendana News mengakui, jadwal kampanye di desa sebelumnya sudah dipastikan dilaksanakan 6 sampai 8 Juli 2017, tetapi akibat ditunda maka jadwalnya disesuaikan.
Dikatakan Yan, memang sosialisasi sudah dilakukan secara pribadi dan dari rumah ke rumah tetapi dengan adanya perubahan jadwal pihaknya pasti akan mentaati sesuai jadwal kampanye yang sudah ditetapkan oleh panitia Pilkades tingkat kabupaten.
“Sebagai calon tentu kami sudah menyiapkan diri. Tetapi dengan adanya perubahan jadwal tentu akan berpengaruh juga kepada waktu sosialisasi pribadi yang juga semakin lama di luar jadwal kampanye yang dibuat panitia,” pungkasnya.