Hari Lansia, 97 Lansia Terlantar Dapat Bantuan

BALIKPAPAN — Sebanyak 97 orang lanjut usia terlantar memperoleh bantuan Rp200 ribu per bulan di tahun 2017 dari Kementerian Sosial RI.

Tidak hanya melalui APBN, lansia di Kota Balikpapan juga memperoleh bantuan paket sembako sebanyak 145 paket dan 55 paket buah dari Sahabat Yatim, 300 paket buah dari gerakan masyarakat sehat, bantuan 44 kursi roda, 20 alat dengar dan 300 paket sembako dari Pemerintah Kota. Penyerahan bantuan tersebut pada puncak peringatan hari lansia yang dilaksanakan pada hari ini (6/7) di Dedung Dome Balikpapan dan juga akan diberikan sepanjang tahun 2017.

Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Abdul Aziz, mengatakan, bantuan bagi 97 lansia terlantar untuk setiap bulan memperoleh Rp200 ribu yang diberikan selama 10 bulan di tahun 2017 langsung dari APBN ke rekening lansia. Mereka yang memperoleh sudah terdata langsung oleh Dinas Sosial yang perlu mendapatkan perhatian.

“Kegiatan Hari Lansia pada hari ini melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis yang berlangsung di Puskesmas dan Gedung Dome. Dari yang terdata ada sekitar 1000-an lansia di Balikpapan. Bantuan dari APBD kota itu ada kursi roda dan alat dengar agar lansia terbantukan dalam beraktivitas,” ungkapnya di sela kegiatan Hari Lansia di Gedung Dome Balikpapan, Kamis (6/7/2017).

Selain pemberian bantuan uang, kursi roda, alat bantu dengar, dan paket sembako, Abdul menjelaskan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis untuk lansia juga dilakukan di puskesmas dan pemberian motivasi oleh Wali Kota kepada pasien lansia yang berada di rumah sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

Menurut Abdul, peringatan Hari Lansia yang jatuh pada bulan Mei dan puncak kegiatan hari ini dengan tema Bersama Membangun Kepedulian terhadap Lanjut Usia untuk Mewujudkan Balikpapan sebagai Kota Ramah Lansia.

Selain itu, Abdul Aziz mengatakan, kegiatan yang dilakukan diarahkan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi lansia agar mereka disayangi, dihargai, dan dihormati sebagai aset bagi generasi muda.

“Pelayanan pada lansia memang memberikan peluang aksesibilitas luas melalui bantuan kursi roda, alat bantu dengar dan sembako. Kita melibatkan gerakan masyarakat sehat (Germas), ada juga pemeriksaan kesehatan kepada lansia, 250 orang, bekerja sama BPJS kesehatan,” pungkasnya.

Lihat juga...