Tim Satgas Saber Pungli Datangi Kantor BPN Padang
PADANG — Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Pusat mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Padang sore ini. Kedatangan Tim Satgas Saber Pungli Pusat itu, dipimpinn langsung oleh Wakil Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat Irjen Pol. M Ghufron bersama sejumlah anggota Tim Satgas Saber Pungli Pusat dan turut mendampingi Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol Drs. Dody Marsidy.
Wakil Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat Irjen Pol. M Ghufron mengatakan kedatangan Tim Satgas Saber Pungli ke Kantor BPN Padang, sebagai bentuk kegiatan sosialisasi kepada pelayanan publik yang ada di Kantor BPN Padang. Mengingat, aktivitas pengurusan masyarakat di Kantor BPN cukup tinggi, dan setiap harinya bertemu dengan masyarakat.
“Sebenarnya ada tiga instansi pelayanan publik akan kita datangi, tapi mengingat waktu yang sudah sore, cukup untuk satu instansi pelayanan publik ini saja, yang jelas harapan kami dengan adanya kadatangan ini, memberikan informasi agar jangan melakukan pungli,” katanya, di Padang, Kamis (27/7/2017).
Ia juga membantah, kedatangannya ke Kantor BPN Padang bukanlah untuk mengetahui permasalahan sertifikat tanah Maboet, yang kini masih menjadi kisruh masyarakat Forum Nagari Tigo Sandiang, karena ada indikasi yang diduga oleh masyarakat, adanya tindakan korupsi.
“Bukan untuk mengetahui permasalahan sertifikat Maboet, tapi benar-benar untuk melakukan kegiatan sosilisasi sebagai upaya pencegahan. Karena selama ini upaya pencegahan pungli ini OTT, namun kita memiliki upaya lain untuk melakukan pencegahan pungli yakni mensosialisasikan pungli,” ujarnya.
Sementara itu, Irwasda Polda Sumbar, Kombes Pol Dody Marsidy mengatakan khusus di wilayah Sumbar, kasus pungli yang telah ditangani Tim Satgas Saber Pungli berjumlah 14 kasus, yang tersebar disejumlah kabupaten kota. Di antara 14 kasus itu, pungli di pendidikan mendominasi.
“Baru-baru ini pungli di sekolah MTSn Kota Padang yang terbesar telah kita ungkap, dan ada beberapa kasus lainnya yang juga berkaitan dengan pendidikan,” ujarnya.
Sedangkan, untuk pelayanan publik seperti BPN Padang, Tim Satgas Saber Pungli belum pernah melakukan OTT. Diakuinya, kedepan jika ada menerima laporan bahwa ada pungli di BPN Padang, tentu Tim Satgas Saber Pungli akan segera turun.
Apalagi, dengan adanya sosialisasi dari Tim Satgas Saber Pungli Pusat ini, setidaknya telah bisa membuat petugas di BPN Padang, tidak terjebak melakukan pungli.
“Jika ada laporan yang masuk ke Tim Satgas Saber Pungli terkait pungli disuatu tempat pelayanan publik, maka kita dengan cepat langsung turun,” tegasnya.
Untuk itu, Irwasda Polda Sumbar, Kombes Pol Dody Marsidy menghimbau kepada masyarakat agar jangan enggan atau pun takut untuk melaporkan persoalan pungli ke pihak yang berwajib. Soal ketakutan pelapor, akan ada perlindungan secara hukum, karena telah turut aktif melakukan pecegahan pungli.