Tren
- Reformasi Peradilan Militer
- Gerakan Sahabat Komendan (GASMEN): Bubarkan Berbagai Elemen Penggugat Kepahlawanan Soeharto!
- Ketimpangan dan Separatisme
- Tegaskan Perlindungan, Penghormatan, dan Pemenuhan Hak Disabilitas, PERTUNI Bekasi dan Lions Club District 307 B1 Sukses Gelar Peringatan Hari Tongkat Putih Sedunia 2026
- Revitalisasi dan Akselerasi Gerakan Koperasi
- Masa Kecil Soeharto: Dari Desa Menuju Panggung Sejarah
- Pergeseran Konflik Pengadaan Tanah untuk Pembangunan
- Indonesia Emas 2045 dan Krisis Supremasi Hukum
- Perlunya Metode Penelitian Hukum Pancasila
- Pancasila–Tujuan Negara: Instrumen Analisis UU
BOGOR – Sebanyak 290 siswa tamtama Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Kodiklat TNI AD Bogor, menjalani tahap Uji Kemahiran Menembak (uji hirbak) dalam rangka mempersiapkan diri menjalankan tugas negara di satuan masing-masing.
Uji hirbak ini berlangsung sejak Selasa (4/7) hingga Rabu (5/7). Latihan diadakan di lapangan tembak Ciampea Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan materi ujian tembak reaksi cepat, tembak tempur ofensif (serangan) dan tembak tempur defensif (pertahanan).
Ditemui di markas Pusdikzi, Kapten (Czi) Syaikhudin, Perwira Seksi Pengamanan (Pasi Pam) mengatakan, setiap anggota TNI sudah memiliki kemampuan menembak. “Uji hirbak ini dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan menembak yang telah dimiliki oleh setiap anggota TNI, khususnya yang sedang menjalani pendidikan di Pusdikzi agar setiap prajurit siap untuk melaksanakan tugas di satuan,” tegasnya.
Kepada Cendana News, pria yang pernah tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda XX B ini mengatakan, bahwa penilaian diambil dari beberapa materi yang diujikan. “Sebelum menembak, siswa diberi kesempatan menembak untuk mengetahui perkenaan peluru pada sasaran. Hal ini dilakukan agar siswa bisa menentukan ketepatan menembak terhadap sasaran. Setelah itu baru dilakukan penilaian terhadap uji kemahiran menembak,” ujarnya.
Setelah menjalani uji hirbak, setiap siswa akan menjalani Uji Keterampilan Perorangan (UTP). UTP ini dilakukan guna mengetahui kemampuan setiap siswa yang telah menjalani pendidikan di Pusdikzi.
“Semua materi yang pernah diajarkan akan diujikan di UTP itu,” pungkasnya.
Lihat juga...