Aktivitas Gunung Soputan Meningkat, Waspadai Hujan Abu

MANADO — Meski sudah dikeluarkan larangan untuk tidak melakukan pendakian ke gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, namun masih saja ada pendaki yang nekad naik Gunung Soputan.
Petugas pengamatan gunung api Soputan menjelaskan, saat ini aktivitas gunung meningkat dan status Gunung Soputan berada di Level II atau Waspada, karena itu warga diimbau tidak mendekati kawah Gunung Soputan karena sewaktu-waktu Gunung Soputan bisa meletus.
“Kami sudah mengeluarkan rekomendasi kepada semua pihak, terkait status gunung Soputan, dan ini juga kami sampaikan ke group Stake Holder media sosial agar semua dipantau oleh pihak terkait,” terang Sandy Levran Manengkey, Kepala Pos Pengamatan Gunung Soputan pada Cendana News, Rabu (5/7/2017).
Menurut Sandy, pihaknya sudah meminta masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari puncak Gunung Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat, barat daya, sejauh 2.5 km yang merupakan daerah bukan kawah. Guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran jika terjadi letusan.
“Kami juga mengeluarkan rekomendasi kepada masyarakat agar mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti Sungai Ranowangko, Sungai Lawian,  Sungai Popang dan Londola Kelewahu. Kemudian Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan,” ungkapnya.
Sandy menambahkan, Gunung Soputan memiliki ketinggian 1809 mdpl di atas permukaan laut. Secara visual gunung jelas terlihat jika kabut 0-I hingga kabut 0-II serta terdapat asap yang keluar dari kawah bertekanan lemah. Terlihat berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50 meter di atas kawah puncak.
Lihat juga...