Gelar Budaya dan Bakti Sosial Semarakkan Hari Anak Nasional

LAMPUNG – Berbagai jenis kesenian tradisional ditampilkan dalam kegiatan gelar budaya dan bakti sosial di Kampung Pelangi, Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam dan edukasi.

Menurut M. Aldyas Pratama yang dikenal dengan panggilan Tama, kegiatan gelar budaya tersebut merupakan kegiatan untuk memperkenalkan Kampung Pelangi kepada khalayak ramai terkait adanya sebuah destinasi wisata alam yang nyaman, aman sekaligus bernuansa pendidikan di salah satu kecamatan di Lamsel.

Menurut Tama kegiatan yang digelar bertepatan dengan Hari Anak Nasional tersebut merupakan upaya untuk mengedukasi anak-anak dengan berbagai kegiatan positif yang ada di Kampung Pelangi diantaranya budaya literasi atau membaca buku. Berkonsep kegiatan bakti sosial Tama mengungkapkan berbagai pihak dilibatkan diantaranya Sanggar Saung Belajar, Pustaka Bergerak Lampung, Kelas Fotografi VR, serta berbagai pihak yang peduli pada dunia baca dan wisata.

“Kita juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu di wilayah Palas Pasemah sebagai bentuk kepedulian Kampung Pelangi yang menjadi destinasi wisata dan hasil dari pemasukan tempat wisata kita salurkan juga ke anak-anak yatim piatu,” ungkap M. Aldyas Pratama selaku salah satu penggagas kegiatan bakti sosial di Kampung Pelangi sekaligus pencetus ide pembuatan Kampung Pelangi saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu siang (23/7/2017).

Sebagai tempat wisata edukasi beberapa penampilan berkaitan dengan tarian tradisional Lampung yang merupakan binaan dari Sanggar Saung Belajar diantaranya tari sembah, tari kreasi baru dan jaipongan juga ditampilkan menghibur sekaligus melestarikan tarian tersebut. Vanka Anjani, pelatih di Sanggar Saung Belajar menyebut beberapa seni tradisional tersebut melibatkan anak-anak usia SD hingga SMA yang dilatih untuk melestarikan kesenian tradisional.

Tarian kreasi baru perpaduan tari tradisional Indonesia ditampilkan Sanggar Saung Belajar di Kampung Pelangi. [Foto: Henk Widi]
“Kami melatih semua tarian dari berbagai wilayah di Indonesia dan hari ini kita tampilkan tarian daerah Lampung berupa tari Sembah yang merupakan tarian penyambutan tamu dan tarian kreasi baru dari berbagai daerah,” terang Vanka Anjani.

Beberapa tarian yang ditampilkan Sanggar Saung Belajar di antaranya tarian Jaipong dari Jawa Barat dan tari kreasi baru ditampilkan dengan memadukan berbagai tarian dari Aceh dan Jawa Barat dengan tarian modern yang ditampilkan kepada pengunjung Kampung Pelangi. Antusiasme pengunjung Kampung Pelangi juga terlihat dengan ditampilkannya tarian kreasi baru yang diiringi dengan musik tradisional tersebut.

Selain dimeriahkan dengan tarian tradisional kreasi baru, sanggar kesenian dari Kecamatan Palas juga menampilkan tarian golok khas Palas Pasemah yang menurut Ujang (40) salah satu warga Palas Pasemah, kerap ditampilkan pada saat acara pernikahan. Tarian dengan satu pemain sejenis pencak silat dengan menggunakan golok tersebut ditampilkan dengan rampak rebana yang dimainkan oleh empat penabuh rebana.

“Tarian ini memang hanya dimainkan saat ada acara pernikahan namun bisa ditampilkan untuk pertunjukan dan butuh kelihaian dalam memainkan pedang,” terang Ujang.

Ujang yang merupakan salah satu warga Palas Pasemah menyebut mendukung keberadaan Kampung Pelangi sebagai wisata edukasi bagi anak-anak. Ia berharap dengan tujuan untuk pendidikan dan wisata banyak anak muda bisa melestarikan kesenian tradisional dan sarana edukasi yang difasilitasi dengan buku-buku di kampung pelangi bisa mencerdaskan anak-anak dan generasi muda.

Gunawan Wirdana selaku salah satu penggagas Kampung Pelangi menyebut sengaja memberi kesempatan kepada pihak-pihak yang peduli pada kegiatan pendidikan dan budaya baca di kalangan anak. Ia menyebut konsep bakti sosial dan juga pertunjukan budaya di Kampung Pelangi tersebut sekaligus menjadi pesan kepada anak anak Indonesia bahwa wisata dan edukasi bisa diciptakan di lingkungan terdekat dengan rumah.

Selain dimeriahkan dengan bakti sosial pemberian santunan anak yatim piatu, kegiatan di Kampung Pelangi yang dimeriahkan dengan pagelaran budaya tarian tradisional dari beberapa daerah di Indonesia juga dimeriahkan tim stand up comedy Kalianda yang menghibur pengunjung.

Vanka Anjani (kiri) dan anak-anak didiknya di Sanggar Saung Belajar usai menari tarian tradisional di Kampung Pelangi. [Foto: Henk Widi]

 

 

Lihat juga...