485 Personel Disiapkan Amankan Tour de Flores di Sikka

MAUMERE — Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya menyebutkan, pihaknya menyiapkan sebanyak 485 aparat keamanan untuk mengamankan jalannya gelaran balap sepeda internasional Tour de Flores (TdF) di kabupaten Sikka.

Dikatakan kapolres Made, pengamanan Tour de Flores melibatkan pihak Polres Sikka, TNI AD dalam hal ini Kodim 1603 Sikka, TNI AL dari Lanal Maumere serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan kabupaten Sikka.

“Jumlah dari kepolisian sebanyak 357 personel sementara sisanya dari satuan lain sebanyak 128 personil dimana semua kekuatan ini akan disebar di jalan, di lapangan Kota Baru sebagai tempat finish dan di tempat-tempat penginapan para atlet,” ungkapnya saat ditemui Cendana News Senin (10/7/2017) di Mapolres Sikka usai peringatan HUT Bhayangkara.

Made menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah dengan melihat potensi ancaman dan akan melakukan sterilisasi di berbagai tempat yang menjadi lokasi kegiatan termasuk di bandara saat kedatangan peserta dan juga di jalan raya yang menjadi rute lintasan.

Dalam perjalanan, bebernya, di bagian depan ada juga pengawalan baik dari Renmas (pengurai masyarakat), Ditsabhara Polda NTT, Polantas Polres Sikka, Ditlantas Polda NTT serta tim pengawal dari panitia baru peserta dan di bagian terakhir ada ambulans yang disusul mobil Brimob dan Polantas.

“Di jalan juga disiagakan personil cadangan yang siap bergerak sewaktu-waktu bila diperlukan dari pleton Dalmas guna mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi,” terangnya.

Kapolres Made berharap semua masyarakat dan pemerintah bisa mendukung kegiatan ini dengan penyiapan rute dimana masih ada beberapa jalur jalan yang masih terdapat tumpukan pasir di pinggirnya, serta melakukan pengawalan sesuai standar balap internasional.

Sementara itu, sekertaris panitia Tour de Flores, Petrus Poling menambahkan, rapat kordinasi pengamanan dipimpin Kapolres Sikka sudah digelar dimana ada permintaan dari Polres Sikka agar bisa memastikan siapa saja pembalap yang menginap di setiap hotel sebab para pembalap hampir semua merupakan warga negara asing.

“Kapolres minta kalau bisa secepatnya dan kami sudah hubungi panitia pusat namun sampai saat ini daftar nama-nama pembalap belum diberikan sehingga kami belum bisa memastikan siapa saja yang akan ditempatkan di setiap hotel,” ungkapnya.

Para pembalap lanjut Petrus, dijadwalkan akan tiba di Maumere sekitar pukul 11.00 WITA dan setiap jalur sudah diprediksi kapan para pembalap akan tiba di suatu lokasi dimana waktu tercepatnya kapan dan waktu terlambatnya kapan sehingga jalan raya utama tidak ditutup seharian.

Peserta rapat kordinasi Tour de Flores di aula kantor bupati Sikka. Foto : Ebed de Rosary

Pengamanan menjelang finish pun ungkapnya, perlu diperhatikan, dimana tahun kemarin ada tiga belokan 500 meter sebelum finisih sehingga laju perjalanan diperlambat namun saat ini jalurnya lurus sehingga pengamanan harus diperketat.

“Kita mempunyai banner pembatas hanya sepenjang 400 meter dimana 300 meter dipasang sebelum finish dan 100 meter setelah garis finish sehingga jalur yang dilalui juga harus steril,” pungkasnya.

Lihat juga...