Stok Daging Sapi di Banten, Cukup

TANGERANG – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten, memantau ketersediaan dan harga daging sapi di tingkat Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Salah satu lokasi yang didatangi adalah RPH Karawai di Kota Tangerang.

Di lokasi tersebut, Tim Distanak Banten memantau langsung stok sapi hidup untuk persediaan jelang Idul Fitri 1438 H serta proses pemotongan sapi yang dilakukan di RPH tersebut.

“Ketersediaan daging sapi sudah lebih dari cukup. Harga di tingkat pemotongan juga tetap stabil rata-rata harga sapi hidup Rp41 sampai Rp43 ribu per kilogram,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, saat pemantauan pada Rabu (21/6/2017), malam.

Ia mengatakan, harga daging sapi segar di pasaran saat ini rata-rata Rp110 ribu hingga Rp115 ribu per kilogram. Kondisi stabilitas harga daging tersebut salah satunya karena pengaruh penjualan daging beku yang membanjiri pasaran.

“Daging impor sangat berpengaruh terhadap harga daging sapi segar. Saya kira ini keberhasilan pemerintah untuk menyediakan harga daging murah di pasaran,” kata Agus.

Menurut Agus, meski kebijakan pemerintah menyediakan daging beku dengan harga rata-rata Rp80 ribu per kilogram, berpengaruh terhadap kalangan swasta dengan menurunnya omzet dibandingkan tahun sebelumnya, namun upaya tersebut untuk memberikan edukasi bagi masyarakat dengan adanya pilihan harga daging di pasaran.

“Mudah-mudahan dua atau tiga tahun ke depan kita bisa normal kembali dengan adanya program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB). Jadi, kita berharap tidak tergantung lagi pada daging beku untuk menstabilkan harga dagi sapi ini,” kata Agus.

Menurut Agus, pada 2017 ada sekitar 8.800 ekor sapi di Banten yang wajib bunting melalui berbagai program, salah satunya inseminasi buatan (IB). Ada lima RPH di Tangerang, salah satunya RPH milik pemerintah di Bayur Tangerang dengan rata-rata 150 ekor sapi yang dipotong setiap hari. Kemudian RPH Petir, RPH Sela Panjang, RPH Karawaci dan satu lagi Tempat Pemotongan Hewan (TPH) di Tangerang.

Sementara itu, Manager RPH Karawaci, Widodo, mengatakan stok daging sapi di RPH Karawaci sangat lebih dari cukup untuk kebutuhan menjelang lebaran dan beberapa hari setelah lebaran. Begitu juga untuk stabilitas harga di RPH tidak ada kenaikan, termasuk dari perusahaan penggemukan sapi (Feedloter).

“Sampai saat ini tidak ada kenaikan harga daging sapi,” kata Widodo.

Widodo mengakui dengan adanya kebijakan pemerintah melalui kebijakan daging sapi beku di pasaran dengan harga maksimal Rp80 ribu per kilogram, berpengaruh terhadap permintaan daging sapi segar di tingkat RPH.

“Tahun ini omzet kami turun hingga 50 persen. Biasanya dalam satu malam itu jelang lebaran memotong 60 sampai 70 ekor setiap hari, saat ini paling 30 sampai 40 ekor per hari. Jadi, persediaan untuk daging segar sangat cukup,” kata Widodo.

Jumlah stok sapi yang ada di RPH Karawaci saat ini 400 ekor lebih dan sekitar 420 ekor akan kembali datang pada Kamis ini. Pasokan sapi ke RPH Karawai berasal dari Lampung dan Bandung.

“Pasaran kami 60 persen di Banten dan 40 persen ke Jakarta,” kata Widodo. (Ant)

Lihat juga...