SELASA, 13 JUNI 2017
JAYAPURA — Lebih dari 200 anak diberikan bantuan perangkat sekolah dan uang saku bekal hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah oleh Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku Papua sebelum berbuka puasa bersama di Kota Jayapura, Papua, Selasa (13/6/2017).
![]() |
| Ratusan anak panti asuhan hadiri kegiatan buka puasa Pertamina MOR VIII Maluku Papua di Kota Jayapura |
General Manager (GM) Pertamina MOR VIII Maluku Papua, Made Ade Putra mengatakan, kegiatan rutin setiap tiap tahun Pertamina salah satunya di bulan suci ini seperti safari Ramadan bersama anak yatim piatu dan pesantren yang dilakukan serentak seluruh Indonesia. Di bulan yang penuh berkah ini, lanjutnya perlu memperkuat tali silaturahmi dan teguhkan taqwa kepada Tuhan YME.
“Tahun ini programnya adalah bagaimana hubungan kita dengan sesama terutama dengan masyarakat sekitar daerah operasinya Pertamina, kami berbagi berkah di bulan yang penuh berkah ini,” kata GM Pertamina MOR VIII Maluku Papua, Made Ade Putra.
Salah satu rangkaian program Ramadan ini, lanjutnya seperti lafalkan Al Quran satu juz mendapatkan tiga liter BBM jenis Pertalite. Selain itu juga, ia mengaku disetiap SPBU wilayah Maluku Papua dan agen-agen LPG ((liquified petroleum gas) gelar pembagian takjil jelang buka puasa.
“Satu juz tiga liter pertalite ada di lima SPBU di Nabire dan di Merauke kalau tak salah,” ujarnya.
![]() |
| GM Pertamina MOR VIII Maluku Papua, Made Ade Putra |
Saat ditanya soal stok Minyak Tanah (kerosene) guna kebutuhan ibu rumah tangga jelang Idul Fitri? dikatakan Made, stok seluruh produk Pertamina untuk 46 hari diwilayah Maluku Papua, sehingga stok tersedia hingga akhir bulan Juli. Ia juga mengaku sejak 10 Juni lalu telah membentuk satgas Lebaran 2017/1438 Hijiriyah hingga 5 Juli mendatang untuk memantau lebih dekat kebutuhan BBM masyarakat di Papua.
“Tukeru, Premium, Solar, Pertamax, Pertalite, Avtur termasuk juga Elpiji itu semua total stoknya mencapai 46 hari, yang sangat signifikan pertalite dan pertamax, di atas 200 persen kenaikannya (permintaan konsumen),” kata Made.
Sementara Sales Exekutive Pertamina MOR VIII Maluku Papua William Handoko mengaku, untuk Papua terdapat tujuh agen penyalur LPG diantaranya 4 di Jayapura, 1 di Kabupaten Biak, 1 Merauke, dan 1 di Kabupaten Timika.
“Keseluruhannya pasarkan LPG, namun stok LPG 5,5 kilogram sendiri yang siap hanya di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Biak dan Merauke sedangkan Timika untuk stok itu tak ada. Masih stok lama yang 12 dan 50 kilogram,” kata William.[Indrayadi T Hatta / ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta]
Source: CendanaNews

