Listrik di Papua Sering Padam

JAYAPURA – Beberapa minggu terakhir, warga Kota Jayapura mengeluhkan seringnya Black Out atau padamnya aliran listrik secara tiba-tiba di rumah, perkantoran bahkan pertokoan yang menganggu pada jam-jam penuh aktivitas dalam hal berkaitan dengan listrik.

Jenny, salah seorang ibu rumah tangga kepada media ini mengaku kesal atas padamnya listrik secara tiba-tiba, di saat waktu sahur bulan Ramadan 1438 Hijiriyah bagi umat muslim di sekitaran Polimak, Jayapura Selatan.

“Sudah sering sekali listrik mati di Jayapura ini, paling kesal kalau pemadaman listrik saat kami sahur. Malah kemarin dulunya saat sahur listrik mati selama tiga jam,” kata jenny, Kamis (22/6/2017).

Menyikapi hal tersebut, GM PLN Wilayah Papua dan Papua Barat, Yohanes Sukrislismono, ke sejumlah jurnalis saat dikonfirmasi mengakui hal tersebut bukan unsur kesengajaan dari PLN, melainkan ada oknum-oknum pengusaha TV Kabel yang menumpang kabelnya pada tiang-tiang listrik milik PLN.

“Memang benar beberapa minggu hingga bulan yang lalu banyak pelanggan mengeluh soal padamnya listrik, tapi itu adalah gangguan di mana tiang listrik milik kami itu di daerah Perumnas Waena dan sekitarnya ditumpangi TV Kabel, sehingga saat ada petir terjadi induksi,” kata Yohanes.

GM PLN Wilayah Papua dan Papua Barat, Yohanes Sukrislismono. -Foto: Indrayadi

Menurutnya, TV Kabel yang numpang tanpa ijin itu tak ada proteksi terhadap petir, sehingga ketika terjadi petir berdampak adanya induksi petir ke kabel yang menumpang tersebut dan mempengaruhi kabel listrik milik PLN, sehingga berpengaruh pada mesin pembangkit listrik.

“Itulah yang menyebabkan beberapa kali gangguan. Awalnya, kami terus mencari apa yang sebabkan gangguan dalam beberapa bulan ini tinggi sekali. Induksi yang diakibatkan petir melalui kabel tv itulah penyebabnya,” ujarnya.

Pihaknya akan menindak tegas oknum-oknum yang akibat ulahnya tersebut berdampak pada banyak orang serta membuat mesin PLN menjadi terganggu. Dikatakan Yohanes, beberapa hari terakhir pihaknya tertibkan itu, tapi belum semuanya dilakukan.

“Memasang instalasi selain instalasi PLN di tiang-tiang PLN, itu sangat merugikan dan dapat menyebabkan bahaya atau gangguan di luar dari perkiraan kami. Saya pikir hanya ada di sini, karena tv kabel liar,” katanya.

Dirinya juga menegaskan, bila kabel-kabel liar dari oknum pengusaha TV Kabel telah diberikan peringatan pertama hingga ketiga dari numpangnya kabel tersebut ke tiang PLN, maka pihaknya tak segan-segan melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib, bila diketahui pemilik kabelnya.

“Kalau tak diturunkan oleh pemilik kabel, kami akan memotong kabel itu. Kalau kami tahu siapa pemiliknya dan tak indahkan imbauan ini, kami akan lakukan tindakan tegas dengan melaporkan ke aparat hukum,” ujarnya.

Lihat juga...