KSKP Bakauheni Amankan Sejumlah Calo Penumpang

RABU, 14 JUNI 2017

LAMPUNG — Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni berhasil mengamankan beberapa pelaku yang diduga calo penumpang serta beberapa orang yang terindikasi tidak memiliki identitas serta melakukan kegiatan di area Pelabuhan Bakauheni.

Operasi pengamanan di area dermaga Pelabuhan Bakauheni Lampung

Kepala Bagian Humas Polres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Polisi Sukarman,mengatakan, saat kegiatan sterilisasi Pelabuhan Bakauheni yang dipimpin oleh kepala KSKP Bakauheni, AKP Enrico D.Sidauruk berkoordinasi dengan petugas gabungan dari keamanan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni, TNI Angkatan Laut, Satuan tugas Kodim 0421/Lampung Selatan, polisi militer, petugas  mengamankan beberapa orang yang terindikasi tidak memiliki kepentingan di pelabuhan.

Selain itu, petugas juga mengamankan anak selam pencari koin di Pelabuhan, dan travel tidak resmi di seputaran terminal Pelabuhan Bakauheni. “Sterilisasi ini dilakukan sebagai upaya memberi kenyamanan bagi para penumpang yang akan melaksanakan mudik jangan sampai menjadi korban kriminalitas dan tentunya menjaga kenyamanan di area pelabuhan,” terang Sukarman, Rabu (14/6/2017).

Beberapa orang yang diamankan oleh petugas gabungan sterilisasi pelabuhan tersebut, RD (20) warga Dusun Muara Piluk Bakauheni, ZN (20) warga Dusun Siring Itik Bakauheni, Op (21) warga Dusun Kenyayan, SH (38) warga Dusun Way baru Bakauheni, yang semuanya diduga berniat mencari uang sebagai anak selam dengan cara terjun dari kapal dan meminta uang dari penumpang kapal.

Selain itu diamankan juga beberapa orang, masing-masing Js (57), warga Dusun Way Apus Bakauheni yang berprofesi sebagai pengemis, Hd (31) warga Desa Pisang Penengahan sebagai calo penumpang, DA (35) warga Desa Talangpadang Tanggamus, Kh (51) warga Desa Talangpadang Tanggamus, HA (52) warga Kedondong Pesawaran yang merupakan sopir travel tidak resmi.

Kepala KSKP Bakauheni AKP Enrico Donald Sidauruk (kiri)

Bersama para sopir travel tidak resmi yang tidak memiliki trayek pelabuhan Bakauheni dan sejumlah tujuan di Lampung tersebut juga diamankan kendaraan Avanza warna putih bernomor polisi BE 2162 YJ, kendaraan avanza warna putih bernomor polisi BE 2618 YL dan kendaraan luxio warna putih dengan nomor polisi BE 2653 VC.

Selain meresahkan para pemilik travel resmi, pengendara travel tidak resmi tersebut biasanya mangkal di bawah fly over Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang tengah dikerjakan.

Kapolsek KSKP Bakauheni, AKP Enrico Donald Sidauruk menyebutkan kegiatan sterilisasi pelabuhan merupakan upaya pihak kepolisian, ASDP Bakauheni mengamankan area pelabuhan dari pihak pihak yang tidak memiliki kegiatan resmi di area Pelabuhan Bakauheni. Sebagai tanda resminya aktivitas di pelabuhan, termasuk terminal ditandai dengan kartu pengenal atau identitas jelas yang sudah ditetapkan oleh PT. ASDP Bakauheni termasuk memiliki tanda pengenal baik sebagai pekerja kantin, pedagang asongan serta petugas lain.

Sejumlah orang yang diamankan selanjutnya dibawa ke Kantor KSKP Bakauheni untuk dilakukan pendataan, diberikan arahan serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, dan diperbolehkan meninggalkan kawasan pelabuhan Bakauheni. (Henk Widi/ Koko Triarko/ Foto: Henk Widi)
Source: CendanaNews

Lihat juga...