H+2, Arus Mudik di Stasiun Jakarta Pasar Senen Masih Tinggi

JAKARTA — Hingga memasuki H+2 pasca Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah atau Rabu (28/6/2017), lonjakan aktivitas arus mudik penumpang yang baru berlebaran “pulang kampung” ke berbagai kota dan tujuan yang tersebar di Pulau Jawa ternyata masih tampak terlihat di Stasiun Jakarta Pasar Senen.

Menurut Suprapto, Senior Manager Humas PT. KAI DAOP 1 kepada wartawan di Posko Humas Stasiun Jakarta Pasar Senen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, aktivitas arus mudik penumpang yang menggunakan jasa layanan angkutan kereta api masih terlihat meski telah memasuki mulai H+1 dan H+2 setelah Lebaran usai.

Suprapto mengatakan, meskipun Lebaran sudah usai, namun lonjakan aktivitas pergerakan penumpang arus mudik dengan menggunakan kereta api dari Stasiun Jakarta Pasar Senen bisa dikatakan ternyata masih relatif tinggi.

Suasana di dalam kereta H+2. Foto: Eko Sulestyono

“Pada H+1 kemarin jumlah penumpang arus mudik yang berangkat dari Stasiun Jakarta Pasar Senen diperkirakan mencapai sekitar 27 ribu penumpang, sedangkan pada hari ini atau H+2 jumlah penumpang yang ingin mudik sedikit mengalami mengalami penurunan, yaitu sekitar 26 ribu penumpang,” kata Suprapto kepada wartawan di Posko Humas Stasiun Jakarta Pasar Senen, Rabu (28/6/2017).

Menurut Suprapto, untuk mengantisipasi masih tingginya lonjakan penumpang yang ingin mudik setelah Lebaran, maka PT. KAI Jakarta khususnya di Stasiun Pasar Senen total telah menyiapkan 37 perjalanan KA. Masing-masing 25 di antaranya adalah perjalanan reguler atau rutin, sedangkan 12 KA di antaranya merupakan KA Tambahan Ekstra Lebaran.

Meskipun pada H+1 dan H+2 masih ada penumpang yang ingin mudik berlebaran di kampung halamannya masing-masing, namun jumlahnya diperkirakan akan mengalami penurunan seiring dengan semakin dekatnya hari pertama masuk kerja yang rencananya akan jatuh pada Senin (3/7/2017).

 

 

 

 

 

 

Lihat juga...