Lebaran, Kawasan Wisata Sumbar Bersolek

PADANG — Bagi Anda yang akan berlebaran dan menikmati sejumlah lokasi wisata di Sumatera Barat (Sumbar), jangan bingung apabila menghadapi kesulitan mendapatkan alamat lokasi wisata, dan bahkan mendapat pelayanan yang tidak mengenakkan, Pemerintah Provinsi Sumbar menyediakan layanan khusus bagi wisatawan yang datang ke Sumbar.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, Oni Yulvian mengatakan, untuk mensosialisasikan layanan itu, Pemprov telah menyebarkan Surat Imbauan kepada bupati dan wali kota dan instansi terkait, untuk memberikan perhatian dan antisipasi terhadap kejadian tempat-tempat wisata selama libur lebaran.

“Layanan itu mulai dari peta libur lebaran, pembuatan tim monitoring di beberapa tempat wisata, membuat Tourism Information Center di BIM bersama asosiasi Uni/Uda dan Angkasa Pura I, BIM,” ujarnya, Kamis (22/6/2017).

Menurut Oni, hal tersebut dilakukan untuk memberikan informasi kepada penumpang pesawat yang turun di BIM tentang destinasi pariwisata di Sumbar. Lalu, untuk jalur darat, juga memberikan info ke polisi dan Dinas Perhubungan tentang potensi kemacetan di
sekitar tempat-tempat wisata.

“Kita ingiinkan pengunjung benar-benar menikmati kenyamanan di lokasi wisata,” tegasnya.

Oni menyebutkan, saat ini sejumlah daerah terus menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana di lokasi wisata agar bisa dinikmati masyarakat terutama perantau yang pulang ke kampung halaman. Karena diprediksi lebaran tahun ini jumlah perantau yang pulang lebih dari satu juta orang.

Tidak hanya itu, pemerintah provinsi juga sudah menyurati kepala daerah guna membentuk tim pengawas (monitoring) pariwisata di obyek wisata saat suasana lebaran. Tim tersebut bekerja mengawasi tindakan negatif dari oknum tidak bertanggung jawab di lokasi wisata. Misalnya pemalakan, pencurian dan pungutan liar.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulvian.

Ia berharap, dengan adanya tim tersebut nantinya juga bisa mencegah praktik nakal oknum masyarakat atau pelaku usaha pariwisata. Selain itu, pemerintah juga sudah menyiapkan nomor telepon pengaduan bagi wisatawan yang merasa dirugikan atau mendapat layanan kurang menyenangkan. Nomor itu juga sudah disediakan di sejumlah lokasi wisata unggulan termasuk di BIM.

Sebelumnya, Kepala Biro Kerjasama dan Rantau Setdaprov Sumbar, Luhur Budianda, memperkirakan jumlah perantau Sumbar yang pulang pada mudik Hari Raya Idul Fitri 1438 H akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

Perkiraan tersebut melihat dari perkembangan pariwisata Sumbar yang saat ini tengah menggeliat. Apalagi, Sumbar sudah dikenal di kancah internasional sebagai pemenang wisata halal terbaik dan kuliner halal terbaik.

“Pemerintah daerah juga harus siap untuk menyambut kedatangan para perantau ini. Terutama ketika mereka mengunjungi lokasi wisata. Berikan kenyamanan, mulai dari tarif parkir, makan dan tiket ke lokasi wisata,” ujarnya.

Lihat juga...