Arus Liburan, Ketersediaan Armada di Pelabuhan Bakauheni Mencukupi

JUMAT, 14 APRIL 2017

LAMPUNG — Arus libur panjang di Pelabuhan Bakauheni yang terus meningkat. Penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi dan kendaraan roda dua mendominasi berdatangan dari Pelabuhan Merak. Kebanyakan, pengguna jasa transportasi laut tersebut sebagian besar merupakan wisatawan yang ingin menikmati berlibur ke beberapa lokasi wisata di Pulau Sumatera, terutama di Lampung. 

Sejumlah armada bus dan angkutan pedesaan di terminal Pelabuhan Bakauheni

Kepala Terminal Kedatangan Pelabuhan Bakauheni, Irawan melalui penanggungjawab, Rizal menyebutkan, untuk penumpang pejalan kaki, pihaknya sudah mengantisipasi lonjakan beberapa hari sebelum libur panjang hari raya keagamaan Paskah umat Kristiani.

Rizal menyebutkan, ketersedian armada yang cukup membuat semua penumpang dapat terlayani dengan baik. Armada kendaraan untuk berbagai trayek di antaranya ke wilayah Lampung Timur, Bandarlampung yang disiagakan di Pelabuhan Bakauheni.

“Antisipasi ketersediaan kendaraan sudah kami lakukan sejak satu hari lalu,” terang Rizal penanggungjawab terminal Pelabuhan Bakauheni kepada Cendana News, Jumat (14/4/2017).

Rizal (kanan) penanggungjawab terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan

Disebutkan, sebanyak 60 unit kendaraan bus dan travel 150 unit hingga angkutan pedesaan sekitar 50 unit kendaraan sudah bersiaga menyambut kedatangan penumpang pejalan kaki. Jumlah armada kendaraan berbagai jenis tersebut hingga pukul 08:00 WIB bahkan masih tersedia dan siap menampung gelombang penumpang berikutnya.

Melonjaknya arus kedatangan penumpang pejalan kaki yang sudah terjadi sejak malam hingga Jumat pagi juga memberi dampak bagi para pemilik  kendaraan angkutan pedesaan dan penyedia jasa ojek di Pelabuhan Bakauheni.

Taufix, salah seorang pengurus kendaraan berbagai jenis untuk trayek berbagai wilayah di Lampung mengungkapkan, arus liburan cukup panjang memberi dampak jumlah penumpang yang meningkat sejak Kamis sore (13/4) hingga Jumat (14/4) pagi.

“Rata rata kendaraan yang ada terminal Pelabuhan Bakauheni sejak pagi selalu penuh karena jumlah penumpang pejalan kaki yang banyak dari Merak ini cukup menguntungkan kami,” ungkap Taufix.

Taufix salah satu pengurus angkutan pedesaan di Bakauheni

Taufix menyebut saat ini jumlah kendaraan di trayek tersebut berjumlah 280 terdiri dari kendaraan berbagai jenis mulai dari bus, angkutan pedesaan (angdes) serta angkutan travel. Jumlah angkutan tersebut selama arus liburan masih mencukupi untuk beberapa jurusan terutama jenis bis dan travel.
Khusus untuk angkutan pedesaan ia menyebut tarif yang ditetapkan sebesar Rp15 ribu untuk jarak dekat dan untuk kendaraan jenis bus dari terminal Pelabuhan Bakauheni menuju terminal Rajabasa ditetapkan sebesar Rp45 ribu.

Pantauan Cendana News arus kedatangan penumpang pengguna jasa kapal roll on roll off dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni didominasi oleh kendaraan pribadi dan roda dua. Sebagian besar didominasi oleh kendaraan roda dua yang akan melakukan aktifitas wisata di sejumlah tempat di Lampung.

Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi

Source: CendanaNews

Lihat juga...