JUMAT, 24 MARET 2017
BALIKPAPAN — Jumlah penderita penyakit Tuberkolosis (TB) di Kota Balikpapan setiap tahunnya mengalami peningkatan, menyusul penyakit TB ini merupakan penyakit menular yang dikarenakan kuman Mycobacterium Tuberculosis. Sepanjang tahun 2016 terjadi 977 kasus, sedangkan tahun 2015 sebanyak 761 kasus dengan korban meninggal dunia mencapai 12 jiwa.
![]() |
| Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Balerina JPP |
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina menjelaskan, kasus TB setiap tahunnya meningkat karena jenis penyakit ini menular sehingga cara pencegahannya dan penanggulangan yang dilakukan sesuai dengan standar operasional Peraturan Menteri Kesehatan.
“Program berjalan sesuai dengan SOP Permenkes di Dinas kesehatan dan puskesmas. Apabila ditemukan pasien datang berobat ke puskesmas dan dinyatakan positif, maka tim medis dari puskesmas langsung menanyakan lebih jauh kepada pasien seperti tinggal dimana, jumlah keluarga di rumah berapa, kemudian mendatangi langsung rumah mendeteksi apakah yang lain tertular atau tidak. Jadi kami jemput bola,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya Jumat, (24/3/2017).
Lanjut Balerina, penyakit TB ini penularannya cepat sekali dan siapa saja bisa tertular tidak mengenal usia. Sehingga apabila ada ditemukan warga yang memiliki gejala batuk lebih dari dua minggu, meriang atau panas di sore atau malam hari kemudian batuk berdahak disertai darah, sesak nafas segera periksakan ke dokter Puskesmas atau rumah sakit.
“Masa penularannya cepat sekali. Persoalannya masih ada yang tidak datang ke dokter karena dipikirnya batuk biasa. Ini yang harus diedukasi, semakin cepat terdeteksi cepat dilakukan pengobatan, pengobatannya gratis, termasuk obatnya,” ulasnya.
Dia menegaskan pasien TB bisa disembuhkan namun harus dilakukan pengobatan yang rutin sesuai dengan tingkat penyakit. Dan warga jangan khawatirkan biaya obat dan lainnya, karena pengobatan termasuk obat gratis sudah ditanggung pemerintah.
Selain menjemput bola, Balerina menambahkan dalam penanggulangan TB ini juga bekerjasama dengan organisasi Perserikatan Muhammadiyah, ‘Aisyiyah kota Balikpapan melaksanakan program nasional TOSS TB:Temukan TB Obati Sampai Sembuh 2017.
“Selain kita jemput bola, ada juga kerjasama dengan organisasj ‘Aisyiyah kota Balikpapan dalam program ketuk pintu bersama kader yang sudah dilantik. Dengan memberikan edukasi ke masyarakat tentang penyakit TB,” tutupnya.
Jurnalis : Ferry Cahyanti / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti